Jelang Akhir Tahun, Penyerapan Anggaran Tiga SKPD di Pemkab Cirebon Masih Rendah

Jelang akhir tahun tidak semua SKPD bisa menyerap semuaanggaran yang masuk dab dari keseluruhan baru 80 persen anggaran yang sudah terserap di lingkungan Pemkab Cirebon

Jelang Akhir Tahun,  Penyerapan Anggaran Tiga SKPD di Pemkab Cirebon Masih Rendah

INILAHKORAN, Cirebon - Kurang dari dua bulan lagi menjelang akhir tahun, harusnya penyerapan anggaran di masing-masing dinas yang ada di Pemkab Cirebon sudah tercapai. Idealnya ada pada angka 80 persen. Namun pada kenyataanya, sebagian besar belum tercapai. 

Demikian dikatakan Kepala BKAD Kabupaten Cirebon, Sri Wijayanti, Senin 11 November 2024. Menurutnya, lambatnya penyerapan anggaran karena banyak kegiatan yang dibiyai oleh Banprov dan DAK. Ini karena ada penyesuaian matrik pencairan.

"Di Kimrum dan Disperindagin itu ada beberapa proses pencairan yang belum terselesaikan. Makanya penyerapaannya sampai saat ini masih rendah," ungkapnya.

Menurutnya, pencairan DAK maupun Banprov sesuai dengan progres. Namun sampai saat ini kemungkinan ada beberapa kegiatan yang dibiayai oleh DAK dan Banprov progresnya belum tercapai. Namun dirinya optimis, mendekati akhir tahun ini pernyerapan anggaran bisa selesai seluruhnya.

"Kan banyak kegiatan yang dibiayai oleh DAK dan Banprov pembayarannya belum selesai. Ini yang mengakibatkan proses penyerapan anggaran masih terhambat," ungkap Sri.

Saat ini akunya, belanja daerah di Pemkab Cirebon sudah mencapai 70,22 persen. Sementara pendapatannya sudah mencapai 80,37 persen. Sedangkan untuk Dinas Kimrum saja baru diangka 33,15 persen. Untuk Disperindagin diangka 38,98 persen dan DPUTR pada angka 62,20 persen.

"Memang tiga dinas ini penyerapannya masih rendah. Ya itu tadi karena banyak kegiatan yang dibiayai DAK dan Banprov. Tapi biasanya menjelang akhir tahun progresnya melesat cepat," akunya.

Sementara data sekitar dua minggu lalu menyebutkan, belanja daerah saat itu masih diangka 66,49 persen. Sementara penyerapan anggaran di dinas Kimrum masih diangka 28,25 persen. Lalu Disperindagi diangka 37,63 persen dan DPUTR diangka 41,55 persen.


Editor : Ahmad Sayuti