Jelang Irlandia Utara vs Italia, Roberto Mancini: Kami Terlalu Cemas
Italia dilanda kecemasan luar biasa jelang laga pamungkas Kualifikasi Piala Dunia zona Eropa melawan Irlandia Utara.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Roberto Mancini mengakui Italia dilanda kecemasan jelang duel melawan Irlandia Utara.
Irlandia Utara vs Italia dalam laga pemungkas Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa dijadwalkan berlangsung di Windsor Park, Belfast, Selasa 16 November 2021 dini hari WIB.
Roberto Mancini berharap skuat Italia mampu melawan kecemasan untuk tampil on fire menghadapi Irlandia Utara.
Baca Juga: Terungkap! Penyebab Sayap Belakang Mobil Lewis Hamilton Gagal Inspeksi
Menurut Roberto Mancini rasa cemas telah membuat Italia gagal mengalahkan Swiss dan harus menangguk hasil imbang 1-1 dalam pertandingan sebelumnya di Olimpico.
Laga kontra Irlandia Utara bakal menjadi penentuan nasib apakah Italia bakal memperoleh tiket ke Qatar tahun depan atau harus menempuh jalur playoff.
Pasalnya, pada waktu yang bersamaan Swiss akan menjamu Bulgaria.
Baca Juga: Valtteri Bottas Rebut Pole di Brasil, Lewis Hamilton: Ini Belum Usai!
Italia saat ini memimpin di puncak klasemen berbekal keunggulan selisih gol atas Swiss, meski kedua tim sama-sama mengoleksi 15 poin.
Hanya juara grup yang memperoleh tiket otomatis ke putaran final Piala Dunia 2022, sedangkan runner-up bakal melakoni babak playoff.
"Kami terlalu diliputi kecemasan saat melawan Swiss," kata Roberto Mancini sebagaimana dilansir Reuters, Senin dini hari WIB.
Baca Juga: Shin Tae Yong Ajukan 4 Pemain Keturunan Perkuat Timnas Indonesia, Begini Respons Ketum PSSI
"Di Irlandia Utara nanti tekanan jelas akan lebih besar, tetapi penting bagi kami untuk mengalahkan rasa cemas," sambung dia.
Menghadapi Irlandia Utara, Mancini berharap para pemainnya bisa menerapkan strategi umpan-umpan cepat sebagaimana yang sudah dilakukan dalam tiga tahun terakhir.
"Tentu tidak akan mudah sebab Irlandia Utara jarang membiarkan lawan leluasa di area pertahanan mereka," katanya.
"Perjalanan ini memiliki banyak momen-momen sulit, yang mana kami tidak terbiasa menghadapinya. Tapi para pemain tidak boleh melupakan hal-hal yang sudah kami capai sejauh ini," tutup Roberto Mancini.
Baca Juga: Mengenang Aksi Gila Valentino Rossi: Kencing di Pinggir Trek hingga Pakai Helm 'Viagra'
Di bawah Roberto Mancini, Italia menorehkan rekor nirkalah terpanjang sepanjang sejarah mereka dan mengangkat trofi Euro 2020 di Wembley, Juli lalu.
Kegagalan mendapat tiket putaran final jelas akan menjadi antiklimaks dalam perjalanan epik Italia.***
Editor : inilahkoran

