Jelang Ramadan, Disperindag Jabar Waspadai Lonjakan Harga Cabai Rawit Merah
Disperindag Jawa Barat mengungkapkan tengah mewaspadai lonjakan harga cabai rawit merah jelang Ramadan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat, Nining Yuliastiani mengungkapkan, pihaknya kini tengah mewaspadai lonjakan harga cabai rawit merah jelang Ramadan.
Sebab kata Nining, hingga pekan kemarin hanya cabai rawit merah yang Harga Acuan Penjualan (HAP) masih di atas standar.
"Ini disebabkan kondisi cuaca ekstrem, kemudian posisi panen agak terhambat produktivitasnya. Kemudian ada beberapa lokasi gagal panen, karena adanya gangguan organisme tumbuhan," ujar Nining pada INILAHKORAN.ID, Senin 9 Februari 2026.
Sementara kebutuhan pokok lainnya kata dia, seperti MinyaKita, telur, serta lainnya relatif stabil bahkan cenderung menurun dan ini akan terus dijaga selama Ramadan dan setelah Lebaran 2026.
"Jadi jangan sampai melebihi HET atau HAP yang ditetapkan pemerintah. Jadi upaya kita menjaga harga dan ketersediaan aman, kita tiap hari melakukan pengawasan," ucapnya.
Meski demikian lanjut Nining, situasi ini tetap harus diwaspadai karena dipastikan di Ramadan kelak, permintaan terhadap kebutuhan hortikultura dan hewani akan meningkat. Utamanya pada produk impor atau tidak diproduksi di Jabar. Kendati sejauh ini, 12 komoditas kebutuhan pokok termasuk cabai rawit merah, sejatinya masih surplus akan ketersediaannya.
"Kayak bawang merah, ini kita masih memiliki ketergantungan dengan beberapa daerah di luar Jawa Barat. Bawang putih kita impor. Nah ini juga harus kita perhatikan, karena memang berdasarkan laporan pemerintah pusat, ada keterlambatan impor," terangnya.
Berdasarkan laporan per 6 Februari 2026, harga komoditas bahan pokok di Jabar yakni, beras medium Rp13.212 atau lebih rendah dari HET yakni Rp13.500, kemudian beras premium Rp14.608, gula pasir curah Rp17.725 naik sedikit dari HET Rp17.500, MinyaKita Rp15.700, daging sapi turun dari HET Rp140 ribu menjadi Rp134.750.
Kemudian daging ayam ras turun menjadi Rp38.250, telur ayam ras turun Rp29.150, kedelai impor naik dari Rp12 ribu menjadi Rp13.493, cabai merah keriting turun signifikan dari Rp55 ribu ke Rp36.367, bawang merah turun dari HET menjadi Rp39.571, bawang putih juga terkoreksi turun Rp35.683 dan kenaikan paling signifikan cabai rawit merah, dari Rp57 ribu menjadi Rp77.483.
Editor : Ahmad Sayuti

