Jelang Ulang Tahun, PAAI Wajah Baru Semangat Baru
Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) bakal tampil dengan wajah baru dan semangat baru. Muhammad Idaham jadi nakhoda barunya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Jakarta – Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) bakal tampil dengan wajah baru dan semangat baru. Muhammad Idaham jadi nakhoda barunya.
Plt Ketua PAAI, Henny Esther Dondocambey menyebutkan dipercayakannya posisi tersebut kepada Idaham adalah sebagai langkah menata ulang organisasi PAAI.
“Kemarin, dalam rapat pada Rabu 20 September 2023, kami sudah mengambil langkah untuk melakukan restrukturisasi dan reorganisasi PAAI,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Kamis 21 September 2023.
Idaham yang dipercaya memimpin PAAI sehari-harinya adalah Badan Perwakilan Anggota Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera. Sebelumnya, dia adalah Wali Kota Binjai dua periode.
Henny menyebutkan serah terima posisi Ketua PAAI akan dilakukan dari dirinya kepada Idaham pada 27 Oktober 2023 mendatang. Saat bersamaan, juga digelar webinar secara hybrid sekaligus memperingati hari ulang tahun PAAI ketujuh yang jatuh pada 28 Oktober 2023.
Menurutnya, sejak berdirinya PAAI sejak 2016 lalu yang diprakarsai Wong Sandy Surya, Hildegard, dan dirinya sendiri, organisasi ini telah melakukan beragam langkah untuk kemajuan industri asuransi dan mengawal sekaligus memperjuangkan agen asuransi.
“PAAI, misalnya, telah membuat dan mengusulkan sejumlah hal yang berhubungan dengan pemerintah maupun permasalahan-permasalahan yang timbul di seputar asuransi yang berkaitan dengan agen asuransi,” tambahnya.
Perjuangan tersebut menghasilkan peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah yang sama-sama menguntungkan berbagai pihak. Salah satunya adalah agen asuransi kini memiliki kekuatan hukum di bidang perpajakan.
Hanya saja, dia mengakui, apa yang telah dilakukan PAAI, belum sepenuhnya dimengerti dan tak terlalu ditanggapi agen-agen asuransi. “Padahal, secara tidak langsung, agen-agen asuransi sudah mendapatkan manfaatnya, tapi masih saja ada yang bertanya apa manfaat yang didapatkan dengan menjadi anggota PAAI,” sebutnya.
Dia menyebutkan kemungkinan besar hal tersebut karena sebagian agen tidak mendapatkan informasi keberadaan maupun hasil yang telah diperjuangkan PAAI.
“Untuk itu, sebagai founder, saya sangat merindukan PAAI yang dapat berkembang dan mendapatkan perhatian dari perusahaan-perusahaan asuransi maupun negara, dalam hal ini otoritas yang menaungi perasuransian di Indonesia,” katanya.
Pendiri PAAI, Wong Sandy Surya, menambahkan tahun ini, PAAI patut bersyukur. Sebab, organisasi para agen asuransi ini mendapatkan dukungan, pemikiran, maupun arahan dari pihak-pihak yang sedang merapikan organisasi dari salah satu perusahaan asuransi Indonesia.
“Wawasan kami terbuka untuk bergerak maju demi kepentingan PAAI. Kami mengambil langkah untuk melakukan restrukturisasi organisasi PAAI dan melakukan beberapa koreksi pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART),” ujarnya.
Sambil menyampaikan terima kasih kepada agen-agen asuransi di seluruh Indonesia yang telah menjadi anggota, Sandy juga mengimbau agen lainnya untuk ikut jadi member.
“Silahkan bergabung melalui website kami, PAAI.or.id, karena ke depannya kami akan melakukan banyak hal untuk kemajuan PAAI,” janjinya. (*)
Editor : Zulfirman

