Jembatan Garendong Ambruk, Komisi III Siap Panggil Banyak Pihak Awal 2020

Ambruknya proyek pembangunan  Jembatan Gerendong baru yang sedang dikerjakan pihak penyedia jasa PT Yasuba Dwi Perkasa jadi sorotan Komisi III DPRD Kabupaten Bogor.

Jembatan Garendong Ambruk, Komisi III Siap Panggil Banyak Pihak Awal 2020
Foto: Reza Zurifwan
INILAH, Bogor  - Ambruknya proyek pembangunan  Jembatan Gerendong baru yang sedang dikerjakan pihak penyedia jasa PT Yasuba Dwi Perkasa jadi sorotan Komisi III DPRD Kabupaten Bogor.
 
Akhir pekan kemarin, Satra Winara selaki Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor dan  beberapa anggotanya pun melakukan pengecekan proyek jembatan yang menghubungkan Kecamatan Ranca Bungur dengan Kecamatan Rumpin tersebut.
 
Kepada wartawan, Sastra Winara mengatakan Komisi III DPRD Kabupaten Bogor sengaja  datang ke proyek jembatan Garendong guna mendapatkan fakta dan melihat langsung kondisi pengerjaan proyek yang memiliki nilai anggaran Rp 14 miliar tersebut.
 
"Hari ini kami ingin melihat kenapa proyek pembangunan Jembatan Garending baru ini ambruk, padahal jembatan lama yang diresmikan mantan Bupati Bogor Sudrajat Nataatmaja yang memimpin Kabupaten Bogor periode 1983 - 1988 pada saat yang sama masih kokoh berdiri," kata Sastra.
 
Kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kabupaten Bogor, ia pun meminta jawaban yang rasional terkait penyebab ambruknya proyek Jembatan Garendong baru 
 
"Kalau memang mutlak diakibatkan bencana alam, mengapa jembatan yang lama masih kokoh. Kenapa hanya jembatan baru ini saja yang roboh. Ini harus dicarikan jawaban rasionalnya. Makanya kami akan tanya dulu kepada warga dan DPU-PR," pintanya.
 
Politisi Partai Gerindra ini menegaskan, Komisi III akan secepatnya memanggil Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Kepala UPT Jembatan, penyedia jasa PT Yasuba Dwi Perkasa dan konsultan pengawas PT Kriasa Abdi Nusantara , 
 
"Pemanggilan pihak - pihak terkiat agar ada penjelasan rinci dan mencari tahu kebenaran peristiwanta secara utuh, pemanggilannya akam dilakukan di awal tahun 2020," tegas Sastra.
 
Proyek pembangunan Jembatan Garendong  ambruk terkena air bah Sungai Cisadane Jumat (6/12) malam, saking derasnya arus air bah tersebut bahkan kontruksi baja jembatan pun terbawa arus hingga sejauh 500 meter dari lokasi pembangunan. (Reza Zurifwan)


Editor : Bsafaat