Jeritan Hati Yuvita Korban Penganiayaan Taufik Hidayat: Saya Sangat Dendam!

Jeritan hati Yuvita yang matanya buta akibat dianiaya Taufik Hidayat. Mengaku sangat dendam ke pelaku.

Jeritan Hati Yuvita Korban Penganiayaan Taufik Hidayat: Saya Sangat Dendam!
Jeritan Hati Yuvita Korban Penganiayaan Taufik Hidayat: Saya Sangat Dendam!

INILAHKORAN.ID - Kisah pilu Yuvita, wanita yang menjadi korban penyekapan dan penganiayaan keji oleh kekasihnya, Taufik Hidayat, benar-benar menyayat hati publik. 

Setelah berhasil diselamatkan dari sekapan pelaku, Yuvita akhirnya buka suara mengenai penderitaan fisik dan batin yang dialaminya, termasuk kondisi kedua matanya yang kini tidak bisa melihat lagi.

​Dengan kondisi yang amat memprihatinkan, Yuvita menyampaikan pesan mendalam mengenai harapan masa depannya, rasa trauma, hingga dendam kesumat terhadap sang pacar yang kini masih buron.

​Yuvita mengungkapkan bagaimana tabiat asli Taufik Hidayat baru terbongkar setelah mereka dekat. 

Di awal hubungan, pelaku berpura-pura menjadi sosok yang baik untuk memikat korban sebelum akhirnya melakukan tindakan sadis secara bertahap.

​"Sangat dendam sekali, pas awal ketemu dia baik-baik aja, pas udah sebulan mata saya jadi buta," ungkap Yuvita dikutip dari YouTube Denny Sumargo. 

​Penganiayaan berat yang berdampak pada fungsi penglihatannya itu membuat Yuvita harus kehilangan masa depannya secara mendadak di tangan orang yang awalnya ia percayai.

​Rasa sakit hati dan trauma mendalam membuat Yuvita menuntut keadilan yang seadil-adilnya.

Ia berharap pihak kepolisian bisa segera meringkus Taufik Hidayat dari pelariannya agar pelaku dapat merasakan penderitaan yang sama.

​"Saya hanya ingin dia ketangkap, biar dia ngerasain apa yang saya rasain," tegasnya.

​Selama masa penyekapan dan siksaan yang bertubi-tubi, Yuvita mengaku sempat kehilangan harapan untuk bisa kembali berkumpul dengan keluarganya dalam keadaan hidup. 

Di dalam benaknya, satu-satunya cara untuk keluar dari cengkeraman pelaku adalah kematian.

​"Awalnya enggak ada kepikiran bisa pulang lagi, tapi niat aja 'ya Allah aku pengen pulang sekalipun aku mati, orang tua harus lihat mayat aku dengan keadaan apapun'," kenangnya lirih.

​Mukjizat pun datang, Yuvita akhirnya berhasil dievakuasi dan kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit, meskipun harus menanggung cacat fisik permanen pada matanya.

​Meski didera trauma hebat dan keterbatasan fisik, Yuvita tetap memendam secercah harapan untuk masa depannya.

Ia sangat ingin fungsi penglihatannya bisa kembali normal agar tidak membebani orang-orang di sekitarnya dan bisa menyambung hidup secara mandiri.

​"Pengen bisa ngelihat lagi, pengen bisa kerja lagi. Kalaupun enggak bisa, jualan aja di rumah," pungkasnya.

​Saat ini, doa dan dukungan terus mengalir dari warganet untuk kesembuhan Yuvita. Di sisi lain, desakan publik kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap Taufik Hidayat kian menguat di media sosial.


Editor : Firda Rachmawati