INILAH, Bandung - PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) memiliki komitmen untuk maju bersama para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Untuk itu, perusahaan logistik itu terus mengadakan kegiatan untuk pengembangan bisnis UMKM.
Branch Manager JNE Bandung Iyus Rustandi mengatakan, untuk mendukung perkembangan UMKM khusus di Jabar pihaknya sukses menggelar 15 seminar dan pelatihan dengan menghadirkan narasumber inspiratif. JNE juga mengajak lebih dari 1.500 para pelakau UMKM untuk mendapatkan informasi, motivasi dan pelatihan.
Menurutnya, akhir pekan lalu pihaknya sukses menggelar Festival Bandung Lautan Kreatif (Balarea) di Cihampelas Walk Bandung. Kegiatan ini merupakan kali pertama digelar JNE Bandung sebagai puncak kegiatan dari berbagai program pengembangan yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya.
Lebih dari 50 produk unggulan dihadirkan 25 tenant UMKM Bandung. Saat itu, beragam aktivitas menarik digelar untuk menyedot animo masyarakat lebih besar. Iyus menyebutkan, dengan segala kapabilitas yang dimiliki pihaknya akan terus berupaya memberikan dukungan terhadap pelaku UMKM.
“Adanya festival ini agar lebih banyak lagi usaha kecil di Bandung yang dapat tumbuh berkembang menjadi tingkat industri. Harapannya, ke depan mereka meningkat lagi menjadi brand-brand masa depan Indonesia yang mendunia,” kata Iyus, Senin (8/4).
Dia menyebutkan, JNE terus mengedepankan kualitas pelayanan prima untuk memenuhi setiap kebutuhan pengiriman beragam jenis. Mulai dari jumlah hingga ukuran paket yang akan dikirim ke pelanggan.
Iyus mengaku, semua program yang dilakukan JNE Bandung diharapkan mampu berkontribusi terhadap penciptaan ekosistem bisnis yang lebih kondusif. Kegiatan dibuka Kepala Dinas KUKM Jabar Kusmana Hartadji.
Di acara tersebut, pihaknya menggelar talkshow interaktif tentang bagaimana menciptakan peluang usaha secara maksimal. Para pembicara menyampaikan berbagai hal untuk pengembangan bisnis para UKM, mulai dari peningkatan kualitas SDM, inovasi, strategi pemasaran, branding, hingga akses permodalan.
Sementara itu, Head of Regional JNE Jabar Murah Lestari mengatakan, kota Bandung itu sebagai gudang orang-orang kreatif. Banyak produk yang dibuat para pelaku UMKM iu relatif unik dan memiliki daya jual tinggi.
“Kami berharap hadirnya JNE Balarea UKM Festival 2019 ini dapat mendorong UMKM. Khususnya kreator lokal agar mampu semakin naik kelas dan siap dalam menyongsong era revolusi industri 4.0,” sebutnya.
Dia menambahkan, festival ini akan menjadi agenda rutin dan berkelanjutan. Sebagai panggung online dan offline, acara itu menjadi momen yang tepat bagi para kreator Indonesia untuk merealisasikan dan mengembangkan ide usaha kreatif mereka.