Jukir Tergeletak Tewas di Selokan, Warga Andir Sempat Heboh

warga Andir Kota Bandung digegerkan dengan penemuan mayat seorang Jukir di selokan

Jukir Tergeletak Tewas di Selokan, Warga Andir Sempat Heboh
Warga dan petugas tengah mengevakuasi seorang Jukir yang ditemykan tewas di sebuah selokan kawasan Andir, Kota Bandung, Senin (1/6/2026) pagi. Cesar Yudistira

INILAHKORAN.ID - GA (41) pria yang bekerja sebagai tukang parkir, ditemukan meninggal dunia di solokan saluran air di wilayah RT 01 RW 01, Kelurahan Campaka, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Senin (1/6/2026) pagi.

Ketua RT 01 RW 01 Kelurahan Campaka, Asep Maman, mengatakan korban pertama kali ditemukan setelah adanya laporan dari warga yang hendak berangkat bekerja sekitar pukul 07.00 WIB.

“Saya juga nggak tahu, tapi saya tahu riwayat dia. Riwayat punya penyakit epilepsi. Sering stres, tapi nggak pernah ngamuk lah,” ujar Asep saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurut Asep, korban sebelumnya tinggal bersama ibu dan ayah tirinya di wilayah RT 01. Namun, setelah kedua orang tuanya meninggal dunia, korban tidak lagi memiliki tempat tinggal tetap.

“Dulu dia ngontrak di wilayah saya, di RT 01, dengan bapak tirinya dan ibunya. Setelah ibunya meninggal, adik-adiknya pindah. Dia akhirnya di sini, jadi nggak punya rumah,” katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, korban mengandalkan penghasilannya sebagai juru parkir. Korban juga kerap menghabiskan malam dengan tidur di gardu listrik maupun pos ronda yang berada di sekitar lokasi.

“Karena dia makannya dari parkir. Tidurnya juga di gardu listrik atau di pos ronda setiap hari,” ungkap Asep.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, korban masih terlihat berada di sekitar lokasi sekitar pukul 05.00 WIB. Informasi tersebut diperoleh dari seorang sopir taksi yang biasa mangkal di kawasan itu.

“Ada juga pegawai taksi, sopir, yang bilang ke saya jam lima pagi masih ada,” tuturnya.

Asep menduga korban terjatuh saat penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh. Dugaan tersebut merujuk pada kejadian serupa yang pernah dialami korban sebelumnya.

“Pas waktu jatuh mungkin epilepsinya kambuh, karena ini sudah dua kali pernah ditolong penjual masker di sini. Pernah jatuh juga di lokasi ini. Ada kemungkinan seperti itu,” katanya.

Meski demikian, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab meninggalnya korban.


Editor : Ahmad Sayuti