Kabar Gembira, Stadion Sangkuriang Bakal Segera Diperbaiki, Ini Besaran Anggaran yang Digelontorkan

Stadion Sangkuriang merupakan satu-satunya stadion megah dan terbesar yang dimiliki warga Kota Cimahi. Selain itu memiliki sejarah panjang

Kabar Gembira, Stadion Sangkuriang Bakal Segera Diperbaiki, Ini Besaran Anggaran yang Digelontorkan
Ilustrasi Pemkot Cimahi



INILAHKORAN, Cimahi - Stadion Sangkuriang merupakan satu-satunya stadion megah dan terbesar yang dimiliki warga Kota Cimahi. Selain itu Stadion yang berlokasi di Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi ini pun memiliki sejarah yang panjang.

Pasalnya, Stadion Sangkuriang sempat memberikan warna dunia persepakbolaan tanah air lantaran di masa jayanya, stadion yang memiliki kapasitas 15.000 penonton ini sempat menjadi markas kesebelasan Persikab Kabupaten Bandung, sebelum adanya Stadion Si Jalak Harupat.

Sehingga Stadion Sangkuriang ini menjadi saksi bisu laga persang saudara antara Persikab Bandung dengan Persib Bandung. Namun, semua itu hanyalah sejarah yang membekas diingatan generasi 80-90'an lantaran kondisi Stadion Sangkuriang saat ini sudah sangat tidak terawat dan kondisinya sangat memperihatinkan.

Baca Juga: Begini Tanggapan Mertua Vanessa Angel Soal Doddy Sudrajat yang Digugat Cerai Sang Istri

Kendati demikian, belum lama ini Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi membawa kabar gembira. Pasalnya, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi bakal memperbaiki Stadion Sangkuriang secara bertahap mulai tahun ini.

Kepala Disbudparpora Kota Cimahi, Budi Raharja mengatakan, pihaknya tahun ini telah menganggarkan dana sebesar Rp 7,5 miliar dari APBD Kota Cimahi guna memulai perbaikan Stadion bersejarah tersebut.

"Perbaikan tahap awal akan berfokus pada lapangan dan drainase. Semenntara untuk kelanjutan Stadion Sangkuriang, berdasarkan hasil pembahasan APBD 2022 sudah dianggarkan Rp 7,5 miliar," katanya.

Baca Juga: Kaji Edan: Saya TIDAK MENGENAL Sosok Juragan 99 Maupun Istrinya!

Ia menyebut, anggaran tersebut bakal dimanfaatkan untuk perbaikan rumput serta drainase lapangan. Adapun rumput yang digunakan akan mengacu pada standar FIFA. Hal ini pun sekaligus membantah sejumlah kabar terkait rehabilitasi seluruh stadion.

"Jadi bukan rehab atau nambal-nambal. Gak gitu. Hasil konsultasi kami, fokus ke lapangan bolanya sesuai standar FIFA. Kondisi benteng mah tetap seperti itu," sebutnya.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan guna menghindari adanya pengerjaan yang tidak efisien di kemudian hari. Pasalnya, perbaikan Stadion Sangkuriang memerlukan dana yang cukup besar dan berkelanjutan.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 16 Maret 2022: Kembali Bikin Panik, Andin Marahi Reyna Karena Ini

"Mana kala ada bantuan dari pusat atau provinsi itu tidak akan dibongkar. Masih mengacu pada masterplan yang awal," tuturnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, pihaknya pun bakal membuka tender bagi konsultan pengawas serta pelaksana pengerjaan konstruksi.

Diperkirakan, sambung dia, pada bulan Juni sudah ada proses pengerjaan rehabilitasi stadion.

"Memang tender untuk pengawas itu cukup lama sekitar 2 bulan. Semoga bulan mei sudah ada pemenang, Juni sudah ada konstruksi," tandasnya. *** (agus satia negara).

 
 


Editor : inilahkoran