Kabupaten Bekasi Berguru Tata Kelola dan Fungsi Linmas ke Purwakarta

Pemkab Bekasi berguru tata kelola pengembangan peran dan fungsi satuan petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) ke Pemkab Purwakarta. Pasalnya, peningkatan fungsi Linmas di wilayah ini dianggap sudah beberapa langkah jauh lebih maju.

Kabupaten Bekasi Berguru Tata Kelola dan Fungsi Linmas ke Purwakarta
Foto: INILAH/Asep Mulyana

INILAH, Purwakarta - Pemkab Bekasi berguru tata kelola pengembangan peran dan fungsi satuan petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) ke Pemkab Purwakarta. Pasalnya, peningkatan fungsi Linmas di wilayah ini dianggap sudah beberapa langkah jauh lebih maju.

Kasie Peningkatan Kapasitas dan Perlindungan Masyarakat Bidang Linmas Satpol PP Kabupaten Bekasi Ganda Sasmita menuturkan, pihaknya sengaja datang ke Purwakarta untuk konsultasi dan koordinasi mengenai fungsi linmas. Karena linmas di Purwakarta sudah lebih baik dibanding daerah lainnya.

“Kami berencana mengadopsi cara peningkatan petugas Linmas seperti yang telah dilakukan oleh Pemkab Purwakarta,” ujar Ganda kepada INILAH, Senin (29/7/2019).

Dia menjelaskan, salah satu yang akan diadopsi oleh jajarannya, yakni  terkait besaran honorarium bagi mereka. Kemudian, soal peningkatan peran dan fungsi. Jika berkaca pada Purwakarta, linmas di wilayah ini sudah berbaur dengan Satpol PP. Hal itu, mengacu pada Permendagri No 84/2014 yang menyebutkan perlindungan masyarakat bagian dari tugas pemda untuk melindungi daerahnya.

“Kalau di Bekasi, saat ini linmasnya masih terpisah dari Satpol PP. Selain itu, kewenangannya juga masih di masing-masing desa dan kelurahan,” jelas dia.

Selain itu, jumlah anggota saja linmas di Bekasi masih belum ideal, yakni hanya 10 petugas per desa dan kelurahannya. Sedangkan jumlah desa/kelurahannya ada 187 yang tersebar di 23 kecamatan.

“Kalau di Purwakarta kan satu desa/keluarahan itu jumlah Linmasnya sekitar 15 orang. termasuk honorariumnya, kalau Purwakarta sudah Rp650 ribu per petugas. Sedangkan, di Bekasi hanya Rp100 ribu per bulan per anggota. Makanya, akan kita usulkan ke bupati melalui pimpinan,” tambah dia.

Sementara itu, Kabid Linmas Sat Pol PP Kabupaten Purwakarta, Bayu Permadi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi atas kunjungan dari Sat Pol PP Bekasi ini. Tahun ini, linmas di Purwakarta sudah di bawah kewenangan instansinya. Karena itu, instansinya ingin mengubah pola piker yang tersemat pada linmas, yaitu polisi hajat atau petugas drum.

“Sedikit-sedikit kita akan ubah imejnya jika Linmas itu identik dengan polisi hajat. Alhamdulillah, di Purwakarta, petugas Linmas itu punya peran dan fungsi lebih,” ujar dia.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya sedang menciptakan supaya Linmas yang ada menjadi petugas yang sangat bertanggung jawab terhadap lingkungannya. Salah satunya, menjadi petugas penanggulangan bencana dan ketentraman, penertiban umum (tantribum).

“Kita akan ciptakan pasukan khusus Linmas,” pungkasnya. (Asep Mulyana)


Editor : DeryFG