Kacau di Bandara Kindu Kongo, Penumpang Lompat dari Pesawat karena Tangga Tak Tersedia
Sejumlah penumpang dilaporkan nekat melompat keluar dari pesawat setelah berjam-jam terjebak di dalam kabin
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Sebuah insiden tak lazim terjadi di Bandara Kindu, Provinsi Maniema, Republik Demokratik Kongo. Sejumlah penumpang dilaporkan nekat melompat keluar dari pesawat setelah berjam-jam terjebak di dalam kabin tanpa kejelasan, menyusul tidak tersedianya tangga penumpang untuk turun.
Peristiwa tersebut ramai diperbincangkan setelah videonya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat beberapa penumpang memilih keluar sendiri dari pesawat dengan melompat langsung ke landasan pacu karena tak kunjung mendapat bantuan dari petugas bandara.
Media internasional Free Press Journal melaporkan, Bandara Kindu merupakan salah satu simpul transportasi udara regional penting di wilayah timur Kongo. Namun, bandara ini sudah lama dikenal memiliki keterbatasan infrastruktur, terutama fasilitas pendukung operasional pesawat di darat.
Ketiadaan tangga penumpang disebut menjadi pemicu utama insiden tersebut. Para penumpang mengaku telah menunggu cukup lama di dalam pesawat, namun tidak ada kejelasan kapan proses turun akan dilakukan secara normal dan aman.
Kondisi di Bandara Kindu dinilai mencerminkan persoalan yang lebih luas di banyak bandara sekunder di DRC. Sejumlah fasilitas disebut telah menua, peralatan darat sangat terbatas, serta minimnya perawatan rutin yang memadai.
Masalah infrastruktur ini juga diperparah oleh luasnya wilayah negara, konflik berkepanjangan di sejumlah daerah, serta rendahnya investasi jangka panjang di sektor transportasi. Dampaknya, standar keselamatan dan kenyamanan penerbangan di beberapa wilayah masih jauh dari ideal.
Pesawat dalam insiden tersebut diketahui dioperasikan oleh Air Congo, maskapai nasional baru Republik Demokratik Kongo yang resmi diluncurkan pada Desember 2024.
Maskapai ini merupakan hasil kerja sama dengan Ethiopian Airlines, dengan misi meningkatkan konektivitas domestik, terutama ke wilayah-wilayah terpencil.
Editor : Firda Rachmawati

