Kader PDIP Kabupaten Cirebon Pastikan Dukung Penuh Imron pada Pilbup Cirebon 2024

Pada Pilbup Cirebon 2024 ini, kader senior PDIP Kabupaten Cirebon Aceng Sudarman memberikan dukungan penuh kepada mantan bupati Cirebon Imron.

Kader PDIP Kabupaten Cirebon Pastikan Dukung Penuh Imron pada Pilbup Cirebon 2024
Menurut Aceng, Imron adalah kader terbaik partai dan sudah selayaknya semua kader PDIP Kabupaten Cirebon totalitas mendukung Imron pada Pilbup Cirebon 2024. (maman suharman)

INILAHKORAN, Cirebon - Pada Pilbup Cirebon 2024 ini, kader senior PDIP Kabupaten Cirebon Aceng Sudarman memberikan dukungan penuh kepada mantan bupati Cirebon Imron.

Hal itu terkait dengan majunya kembali Imron pada Pilbup Cirebon 2024 menjadi calon bupati Cirebon yang diusung PDIP Kabupaten Cirebon

Menurut Aceng, Imron adalah kader terbaik partai dan sudah selayaknya semua kader PDIP Kabupaten Cirebon totalitas mendukung Imron pada Pilbup Cirebon 2024.

Baca Juga : Polres Cirebon Kota Kerahkan Tim Siber Cegah Judi Online

Aceng menjelaskan, pada masa kepemimpinan Imron itu kondisi Kabupaten Cirebon sangat kondusif. Hal tersebut juga dirasakan hampir seluruh ASN Pemkab Cirebon mulai dari tataran Kadis sampai staf. Dengan kata lain, Imron memberikan rasa aman dan nyaman saat dirinya menjadi bupati Cirebon.

"Banyak pengakuan ASN bahwa mereka nyaman saat Imron jadi bupatinya. Disamping itu, jiwa sosial Imron itu sangat tinggi kepada masyarakat. Silahkan cek, diundang dimanapun Imron pasti hadir," jelas Aceng, Selasa 9 Juli 2024.

"Saya ini sudah puluhan tahun berkecimpungun didunia politik dan pernah menjadi anggota dewan. Sebagian besar ASN Pemkab Cirebon mengatakan, Imron adalah bupati yang tidak pernah neko-noko sehingga mereka nyaman saat Imron menjadi bupati," jelasnya.

Baca Juga : Pemkot Cirebon Merilis Kamus Bahasa Cirebon Edisi Pertama

Terkait masalah infrastruktur, Aceng menilai selama ini sesuai dengan anggaran masing-masing SKPD. Kalaupun toh saat ini banyak yang mengeluhkan jalan rusak, hal itu karena beberapa tahun lalu disemua daerah terkena recofusing akibat covid-19. Otomatis, penyerapan anggaran tidak maksimal karena harus dialihkan untuk penanganan masalah covid.

Halaman :


Editor : Doni Ramdhani