Kadisdik Jabar: Siswa Juara Kembangkan Diri

Menjadi siswa juara bukan sekadar pintar dan mendapat prestasi, melainkan memiliki kebiasaan-kebiasaan baik untuk menjadi juara.

Kadisdik Jabar: Siswa Juara Kembangkan Diri
Ilustrasi (istimewa)

INILAH, Bandung - Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dewi Sartika berpesan kepada siswa yang mengikuti Kompetisi Sains Nasional (KSN) Jenjang SMA/MA Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2020 agar mampu mengembangkan diri dan memperlihatkan kiprah untuk terus maju dan menjadi juara.

"Keikutsertaan siswa akan memacu semangat serta motivasi agar mereka bisa memperlihatkan dan meningkatkan kiprah untuk terus maju dan menjadi siswa juara," tutur Kadisdik, dalam upacara pembukaan KSN jenjang SMA/MA yang dibuka di Lapangan SMKN 3 Bandung, Jalan Solontongan No.10, Kota Bandung, Selasa (10/3/2020).

Kadisdik menegaskan, menjadi siswa juara bukan sekadar pintar dan mendapat prestasi, melainkan memiliki kebiasaan-kebiasaan baik untuk menjadi juara. Seperti, rajin belajar dengan cerdas dan tuntas dalam mengikuti pembelajaran serta rajin bertanya.

"Setelah banyak bertanya, siswa harus banyak mencoba dan menghasilkan banyak karya. Mohon kepada guru untuk menggugah anak untuk bertanya guna memperkuat critical thinking siswa," imbaunya, seperti dikutip dari laman resmi Disdik Jabar.

Meski berkompetisi secara individual, namun Kadisdik menekankan kepada siswa untuk menyebarkan semangat kebersamaan. "Saling tukarkan semangat. Satu sama lain harus saling membesarkan. Tiap-tiap anak punya keahlian maka harus punya rasa kepedulian satu sama lain," paparnya.

Setelah mengikuti seleksi, Kadisdik berpesan kepada siswa yang berhasil lolos ke tingkat provinsi untuk bisa bekerja sama secara tim. Ia meyakini, kerja sama tim yang terjalin akan meningkatkan daya kreasi dan kreativitas siswa. "Buat tim, membangun sesuatu tidak dilakukan oleh individu, tapi dilakukan dalam sebuah tim," pungkasnya.

Kompetisi Sains Nasional

Sebanyak 1.210 siswa mengikuti Kompetisi Sains Nasional (KSN) Jenjang SMA/MA Tingkat Kota Bandung. Seluruh siswa tersebut terbagi dalam delapan bidang pelajaran.

Yakni, bidang matematika sebanyak 301 siswa, kimia 305 siswa, ekonomi 283 siswa, astronomi 120 siswa, biologi 339 siswa, fisika 244 siswa, informatika 137 siswa, dan kebumian 146 siswa. Untuk pelaksanaannya digelar di beberapa sekolah menengah kejuruan (SMKN) di Bandung. Di antaranya, SMKN 3 Bandung, SMKN 1 Bandung, SMKN 2 Bandung, dan SMKN 4 Bandung.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Endang Susilastuti menjelaskan, KSN merupakan program dari Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang dilaksanakan secara berjenjang.

Mulai dari tingkat kota, provinsi, nasional hingga internasional. Sedangkan sasaran siswanya mulai dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) hingga sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat.

Untuk tingkat kabupaten/kota, lanjut Endang, serentak dilaksanakan mulai Selasa (10/3/2020) ini. Sedangkan di tingkat provinsi akan digelar pada 14-16 April 2020. "Kemudian, untuk tingkat nasional dilaksanakan pada 21-27 Juli 2020 di Bangka Belitung," jelasnya.

Endang berharap, para siswa mampu menunjukkan potensi maksimal pada bidang lomba yang diikuti. "Semoga, para siswa mampu mendapatkan hasil terbaik dan bisa mewakili Jabar di tingkat nasional, bahkan internasional," harapnya. (sur)


Editor : suroprapanca