Kakang Rudianto Diserang Komentar Rasis Usai Laga Persib vs Persebaya

Kakang Rudianto, menjadi sasaran komentar rasis di media sosial usai pertandingan Persib kontra Persebaya

Kakang Rudianto Diserang Komentar Rasis Usai Laga Persib vs Persebaya
Kakang Rudianto Diserang Komentar Rasis Usai Laga Persib vs Persebaya/Instagram @persibsports.id

INILAHKORAN.ID - Bek muda Persib Bandung, Kakang Rudianto, menjadi sasaran komentar rasis di media sosial usai pertandingan Persib kontra Persebaya beberapa waktu lalu. Insiden tersebut menuai kecaman luas dan memicu dukungan dari klub maupun suporter.

Melalui unggahan resmi di akun Instagram @persibsport.id, akun tersebut menyuarakan sikap tegas dengan tagar #WeStandWithKakang. Dalam pernyataannya, klub menolak segala bentuk rasisme dan memberikan dukungan moral kepada sang pemain.

“SAY NO TO RACISM. Bukan hanya Alfredo Tata, Kakang Rudianto juga mendapat serangan rasisme oleh akun-akun gak jelas yang entah dari pihak mana di media sosial pribadinya,” tulis akun tersebut.

Dalam unggahan itu, akun fanbase Persib juga menyemangati Kakang Rudianto dan Alfredo Tata agar tetap kuat menghadapi situasi tersebut. Klub menegaskan bahwa rasisme tidak memiliki tempat dalam sepak bola maupun di kehidupan sosial.

Pertandingan antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya memang dikenal sarat tensi tinggi. Namun, serangan rasis yang menyasar pemain setelah laga berakhir dinilai telah melewati batas sportivitas.

Beberapa komentar bernada diskriminatif diduga muncul di akun media sosial pribadi Kakang Rudianto. Aksi tersebut langsung menuai reaksi dari warganet yang mengecam perilaku tidak terpuji itu.

Dukungan untuk Kakang pun mengalir deras di kolom komentar. Banyak suporter menyuarakan solidaritas serta meminta agar pelaku segera ditindak.

Tagar #WeStandWithKakang menjadi simbol dukungan moral bagi pemain yang tengah mendapat tekanan psikologis akibat serangan tersebut.

Hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut terkait langkah hukum yang akan ditempuh. Namun, publik berharap insiden komentar rasis terhadap Kakang Rudianto menjadi yang terakhir dan tidak terulang di kemudian hari.


Editor : Firda Rachmawati