Kampoeng Korea 2018, Sehari Menjadi Orang Korea

Ratusan pengunjung ramaikan gelaran Kampoeng Korea 2018 di Braga City Walk, Kota Bandung, Minggu (9/12/18).  Kampoeng Korea 2018 adalah sebuah acara yang menjadi wadah bagi orang Bandung untuk me

Kampoeng Korea 2018, Sehari Menjadi Orang Korea
INILAH, Bandung —Ratusan pengunjung ramaikan gelaran Kampoeng Korea 2018 di Braga City Walk, Kota Bandung, Minggu (9/12/18).  
 
Kampoeng Korea 2018 adalah sebuah acara yang menjadi wadah bagi orang Bandung untuk merasakan sensasi bagaimana menjadi orang Korea. Dalam acara yang digelar sehari itu, menampilkan Dance Cover Competition, Samyang Challenge dan Lomba Menghias Kue K-Pop (Ku-Pop). Tak hanya itu, Sinister dan Jjajangmoo sebagai guest stars juga turut memeriahkan acara ini. 
 
Dalam acara ini juga disediakan Hanbok Corner, pengunjung dapat merasakan bagaimana memakai baju tradisional Korea. Bahkan, pengunjung juga bisa mengobrol langsung dengan orang Korea asli yang dihadirkan panitia. 
 
 “Seneng banget, saya terakhir ikut acara seperti ini waktu SMP dan sekarang ada lagi, kayak nostalgia gitu, tapi ini acara bener-bener keren karena konsep yang berbeda” ujar Lutfiati Salah satu pengunjung Kampoeng Korea 2018. 
 
Hong Tae Hwa, salah satu orang Korea yang hadir dalam acara ini juga merasa senang, puas dan bangga. “Saya senang dengan acara ini. Kami bangga, banyak anak muda yang senang Korea. Semoga acara ini kembali hadir tahun depan. Saya cinta Bandung, saya cinta Indonesia” ujarnya.
 
 

Acara diselenggarakan KOR-Event Organizer yang merupakan Event Organizer dari mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Ratih Nurwalidah sebagai ketua penyelenggara Kampoeng Korea 2018 mengaku, terbentuknya acara ini karena melihat K-Pop sekarang sedang trendy dan banyak disukai anak muda Bandung. 
 
Banyak anak muda Bandung yang menyukai K-Pop karena selain artis-artisnya yang cantik dan ganteng, lagu K-Pop juga mudah diserap, irama lagunya enak didengar, tarian modern yang mudah ditiru, cerita drama atau film nya yang menggemaskan, serta budaya dan makanannya yang unik. 
 
“Jadi sebelum mengadakan event ini kita juga analisis SWOT terlebih dahulu, dipilihnya event ini karena memang budaya K-Pop ini lagi hype lagi trendy di Indonesia, dan ini sebenarnya bukan Bandung saja. Menurut hasil penelitian sih anak-anak muda suka K-Pop itu karena budayanya yang unik ya, liat baju tradisionalnya aja atau hanbok itu lucu kan, suka ada di drama korea. Selain itu lagunya juga easy listening, gampang dihapal, dance dance nya juga mudah ditiru gitu. Makanya banyak orang yang suka sama Korea   gitu, siapa sih sekarang yang gak pengen ke Korea karena tempat-tempat disana juga bagus-bagus gitu.” Ujar Ratih.
 
Menurut dia, acara ini bisa menjadi pelajaran dan menambah pengetahuan bagi pengujung yang datang, bagaimana budaya-budaya Korea, jadi kita dapat melakukan ATM (Amati, Tiru, Modifikasi). Hal ini dapat mengasah kreativitas orang-orang Indonesia, khususnya orang Bandung bagaimana mengakulturasi budaya sehingga dapat menambah wawasan budaya baru. “Pelajaran yang dapat diambil adalah jika Korea berhasil menyebarkan “virus K-Pop”nya di Indonesia, saatnya Indonesia juga menebarkan virus kearifan budayanya di manca Negara,”paparnya.
 


Editor : inilahkoran