Kantongi Sejumlah Nama Calon Nahkoda DPW PKB Jabar, Regenerasi dan Isu Lingkungan Jadi Sorotan

DPW PKB Jawa Barat menggelar musyawarah wilayah (Muswil), dalam rangka evaluasi kinerja dan menampung usulan sejumlah nama, calon nahkoda anyar di Kota Bandung, Minggu 30 November 2025.

Kantongi Sejumlah Nama Calon Nahkoda DPW PKB Jabar, Regenerasi dan Isu Lingkungan Jadi Sorotan
DPW PKB Jawa Barat menggelar musyawarah wilayah (Muswil), dalam rangka evaluasi kinerja dan menampung usulan sejumlah nama, calon nahkoda anyar di Kota Bandung, Minggu 30 November 2025.

INILAHKORAN, Bandung - DPW PKB Jawa Barat menggelar musyawarah wilayah (Muswil), dalam rangka evaluasi kinerja dan menampung usulan sejumlah nama, calon nahkoda anyar di Kota Bandung, Minggu 30 November 2025.

Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid menuturkan, dari hasil evaluasi dinyatakan bahwa DPW PKB Jabar menunjukkan catatan positif.

"96 persen kegiatan di Jawa Barat, sesuai dengan apa yang menjadi arahan DPP," ujar Jazilul.

Soal calon nahkoda anyar DPW PKB Jabar, Jazilul mengungkapkan sejumlah nama calon sudah diusulkan dalam Muswil. Siapapun yang terpilih kelak lanjut dia, diharuskan melakukan regenerasi. Transformasi kepengurusan di tingkat DPC kabupaten/kota, dengan melibatkan dominasi anak muda.

"Kedua, gerakan pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan. DPP juga mendorong agar kegiatan yang berbasis pada isu lingkungan juga diperkuat di Jawa Barat," ucapnya.

DPW PKB Jabar kata Jazilul, harus jadi garda terdepan dalam mengawal lingkungan. Baik pembalakan liar, maupun pertambangan ilegal.

"Karena PKB melihat Jawa Barat kemarin sudah ada di Sukabumi terjadi longsor, di sebagian tempat banjir. DPP PKB memberikan mandat dalam program menyentuh isu lingkungan. Mulai dari pantai selatan sampai ke pantai barat," katanya.

Sementara Ketua DPW PKB Jabar Syaiful Huda menjelaskan, ada empat pleno yang dibahas dalam Muswil. Antaranya tata tertib, laporan pertangungjawaban, rapat kerja dan kepengurusan baru.

Dia merasa bersyukur, karena dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ), DPW PKB Jabar di bawah komandonya dinilai positif. Utamanya pada kenaikan suara dan jumlah kursi yang didapat pada Pemilu 2029 lalu.

"Di luar itu. Tentu keberadaan partai diukur dari kinerja terkait dengan membantu masyarakat. Prinsipnya, kami akan terus ikhtiar sebaik mungkin untuk keberadaan PKB Jawa Barat semakin dirasakan oleh masyarakat di Jawa Barat," tandasnya.***


Editor : JakaPermana