Karang Setra Waterland Catat Lonjakan Pengunjung di Bulan Kemerdekaan

Karang Setra Waterland mencatat, lonjakan jumlah pengunjung berkat promo tiket murah yang ditawarkan selama periode 1 hingga 18 Agustus 2025.

Karang Setra Waterland Catat Lonjakan Pengunjung di Bulan Kemerdekaan

INILAHKORAN, Bandung - karang setra Waterland mencatat, lonjakan jumlah pengunjung berkat promo tiket murah yang ditawarkan selama periode 1 hingga 18 Agustus 2025.

General Manager Karang Setra Waterland, Endang Suhartatik mengatakan, program diskon mendapat respons positif dari masyarakat. Tiket masuk yang biasanya seharga Rp50 ribu didiskon menjadi Rp35 ribu sejak awal bulan hingga 17 Agustus.

"Promo ini cukup menarik minat masyarakat. Sejak diberlakukan, jumlah pengunjung meningkat cukup signifikan," kata Endang Suhartatik, Minggu 17 Agustus 2025.

Tak hanya itu, pengelola juga menyiapkan promo khusus pada 17 dan 18 Agustus berupa tiket masuk seharga Rp17 ribu bagi pengunjung yang lahir di bulan Agustus. Syaratnya, cukup menunjukkan identitas diri di loket masuk.

"Hari ini saja sudah tercatat lebih dari seribu pengunjung. Sebagian besar dari mereka memang memanfaatkan promo Rp17 ribu ini," ucapnya.

Endang menyebut, mayoritas pengunjung Karang Setra berasal dari kalangan pelajar termasuk rombongan sekolah. Meskipun sempat ada penurunan kunjungan saat masa libur sekolah, promo ini berhasil menarik kembali minat wisatawan lokal.

Ia menjelaskan, Karang Setra Waterland telah berdiri sejak 1958 dan diresmikan oleh Presiden RI pertama yang menjadi salah satu destinasi wisata air legendaris di Kota bandung.

Fasilitas di tempat ini, mencakup empat kolam utama, yaitu kolam tanding, kolam pantai dengan waterboom dan seluncuran, kolam naga dengan perosotan pelangi dan kolam anak-anak yang dilengkapi ember tumpah.

"Dengan kombinasi harga tiket yang ramah di kantong dan fasilitas yang lengkap, kami terus mempertahankan daya tarik sebagai tempat wisata keluarga favorit. Khususnya di momen-momen spesial seperti Hari Kemerdekaan hari ini," ujar dia. * 


Editor : Ahmad Sayuti