Kebakaran Lahan Kering di Cipageran Cimahi, Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah
Kebakaran lahan kering di Cipageran, Cimahi Utara, diduga dipicu pembakaran sampah. Dua unit mobil damkar dikerahkan dan tidak ada korban jiwa. Salin
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Kebakaran melanda lahan kering di sekitar Pemakaman Umum Cipageran, Jalan Kolmas, RT 03/13, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Senin (19/10/2026) sore. Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian merambat ke alang-alang dan dedaunan kering.
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Namun, laporan resmi baru diterima petugas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi pada pukul 17.55 WIB.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, menjelaskan bahwa area yang terbakar berupa lahan yang ditumbuhi alang-alang dan dipenuhi dedaunan kering di sekitar rumpun pohon bambu.
"Hasil pemeriksaan sementara di lapangan menunjukkan bahwa api berawal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan tidak jauh dari lokasi, lalu dengan cepat merambat ke rumput dan daun-daun kering yang mudah terbakar," kata Aep dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).
Dua Unit Mobil Damkar Dikerahkan
Aep mengungkapkan, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang santri Pesantren Misbahunur yang melihat kobaran api di seberang lingkungan pesantren.
Santri tersebut kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak keamanan pesantren sebelum mendatangi Pos Wilayah Utara di kawasan Pasar Kuda untuk meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran, yakni Unit 12 dan Unit 09, ke lokasi kejadian. Personel Alfi, Asep, dan Maul turut melakukan penanganan di lapangan.
"Api berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Namun, luas area yang terbakar serta estimasi nilai kerugian masih dalam proses pendataan dan belum tercantum dalam laporan awal," ujar Aep.
Warga Diimbau Tidak Membakar Sampah Sembarangan
Aep mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama di sekitar alang-alang, tumpukan daun kering, dan pepohonan yang mudah terbakar.
Menurutnya, material kering dapat membuat api cepat merambat dan memperluas area kebakaran, khususnya ketika cuaca panas dan kondisi lahan kering.
"Masyarakat diimbau untuk tidak membakar sampah di dekat alang-alang, tumpukan daun kering, maupun pepohonan yang mudah terbakar," katanya.
Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada petugas pemadam kebakaran apabila menemukan titik api yang berpotensi meluas agar dapat segera ditangani.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat mengelola sampah, terutama di kawasan lahan terbuka yang dipenuhi vegetasi kering.***
Editor : JakaPermana
