Kebakaran Sampah di Margaluyu Cimahi Meluas hingga 400 Meter Persegi

Kebakaran sampah di Margaluyu, Cimahi Tengah, meluas hingga 400 meter persegi. Damkar Cimahi mengerahkan tiga personel untuk memadamkan api.

Kebakaran Sampah di Margaluyu Cimahi Meluas hingga 400 Meter Persegi
Kebakaran sampah di Margaluyu, Cimahi Tengah, meluas hingga 400 meter persegi. Damkar Cimahi mengerahkan tiga personel untuk memadamkan api.

INILAHKORAN.ID – Kebakaran kembali terjadi di kawasan permukiman Kota Cimahi. Kali ini, api melalap area tempat pembuangan sampah di lingkungan RT 01/02, Kelurahan Cimahi, Kecamatan Cimahi Tengah, Rabu (21/10/2026) sore.

Kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan warga pada pagi hari. Api yang ditinggalkan tanpa pengawasan kemudian membesar sekitar pukul 15.00 WIB, dipicu angin dan kondisi sampah yang kering.

Sisa api tersebut perlahan merambat ke tumpukan sampah lainnya hingga memicu kebakaran dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai 400 meter persegi.

Warga sempat berupaya memadamkan api secara mandiri menggunakan ember berisi air dari sungai terdekat. Namun, besarnya tumpukan sampah dan api yang terus membesar membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi sekitar pukul 17.15 WIB.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan kendala utama dalam proses pemadaman adalah akses menuju titik kebakaran yang sulit dijangkau kendaraan besar.

"Akibat kondisi jalan yang jauh dari titik kebakaran mengharuskan petugas menggunakan mesin pompa portabel milik warga untuk menjangkau sumber api," kata Aep dalam keterangannya, Kamis (22/10/2026).

Sebanyak tiga personel dengan satu unit kendaraan pemadam dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas melakukan pemadaman secara bergantian hingga api berhasil dikuasai sepenuhnya pada pukul 18.10 WIB.

"Sebanyak tiga personel dengan satu unit pancar dikerahkan untuk melakukan penanganan, meskipun akses menuju titik kebakaran cukup jauh," sebutnya.

Ia menambahkan, proses pemadaman turut dibantu mesin pompa portabel milik warga karena lokasi kebakaran cukup jauh dari akses kendaraan pemadam.

Area yang terbakar diketahui berada di atas lahan milik Pemerintah Kota Cimahi yang diperuntukkan bagi Dinas Perikanan. Tidak ada bangunan hunian yang terbakar maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Meski demikian, Aep mengingatkan bahwa pembakaran sampah tanpa pengawasan dapat memicu kebakaran yang lebih luas, terutama ketika angin bertiup dan api merambat ke tumpukan sampah kering di sekitarnya.

"Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kejadian ini menjadi perhatian karena pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan berpotensi memicu kebakaran lebih luas, terutama apabila api merambat ke tumpukan sampah kering di sekitarnya," tegas Aep.

Sebagai langkah pencegahan, Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi akan memperketat pengawasan serta meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya membakar sampah sembarangan, khususnya saat kondisi cuaca kering.

Aep juga mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan dan tidak meninggalkan api dalam keadaan menyala.

"Warga juga diimbau tidak membakar sampah sembarangan dan tidak meninggalkan api dalam kondisi menyala. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kebakaran agar dapat ditangani secepat mungkin," pungkasnya.***


Editor : JakaPermana