Siap Hadapi Nataru, Damkar Cimahi Tambah Armada dan Patroli Mobile untuk Cegah Kebakaran

Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi memastikan telah meningkatkan seluruh aspek kesiapsiagaan untuk menghadapi momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.

Siap Hadapi Nataru, Damkar Cimahi Tambah Armada dan Patroli Mobile untuk Cegah Kebakaran
Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi memastikan telah meningkatkan seluruh aspek kesiapsiagaan untuk menghadapi momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.

INILAHKORAN.ID – Pemadam kebakaran (Damkar) Kota Cimahi memastikan telah meningkatkan seluruh aspek kesiapsiagaan untuk menghadapi momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran agar dampak kerugian dapat dihindari.

"Menghadapi Nataru, Damkar Kota Cimahi Insyaallah siap," tegas Kepala Bidang Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Damkar Kota Cimahi, Achmad Suparlan.

Achmad menjelaskan, kesiapsiagaan yang dilakukan meliputi berbagai langkah, mulai dari pembinaan relawan hingga penambahan armada baru.

Untuk pembinaan terutama, difokuskan pada kesiapan Relawan Pemadam kebakaran (Redkar) untuk langsung terjun menangani kebakaran maupun melakukan sosialisasi di tengah masyarakat.

"Pembinaan menitikberatkan pada kesiapan Redkar agar siap dalam penanganan dan edukasi kepada warga," ucapnya.

Untuk mendukung operasional, Damkar juga telah memperkuat armada yang ada. Sebagian kendaraan telah melalui proses perbaikan, ditambah dengan satu unit armada baru yang siap digunakan.

"Jadi untuk armada, Insya Allah tambah kuat. Sejumlah kendaraan sudah dilakukan perbaikan, ditambah satu unit armada baru," jelas Suparlan.

Selain armada statis di markas, Damkar akan mengintensifkan patroli menggunakan pos mobile, terutama pada jam-jam rawan kemacetan yang berpotensi menghambat akses penanganan kebakaran.

"Akan ada armada yang mobile berkeliling ke daerah-daerah yang dianggap rawan untuk kebakaran," imbuhnya.

Selain itu, ada juga pos layanan guna mempercepat jangkauan penanganan darurat. Beberapa lokasi strategis telah masuk dalam rencana pembicaraan dan koordinasi, seperti Pasar Atas dan Mal Pelayanan Publik.

"Nanti kita akan ada penyebaran pos, misalnya menyimpan armada pancar dan rescue di Pasar Atas, ada juga di Mal Pelayanan Publik. Dalam tahap pembicaraan dan koordinasi," sebutnya.

Achmad juga mengingatkan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan kanal resmi yang telah disiapkan untuk mengakses layanan darurat Damkar.

"Jika terjadi kondisi darurat, masyarakat bisa mengakses lewat WA atau telepon Damkar, atau menghubungi 112 Command Center Cimahi yang akan meneruskannya ke Damkar Kota Cimahi," ungkapnya.

"Karena pelaporan yang cepat dapat mendorong penanganan lebih cepat sebagai upaya menekan potensi kerugian masyarakat," tandasnya.***


Editor : JakaPermana