Kebakaran Rumah di Cimahi Utara, 15 Jiwa Selamat dan Kerugian Capai Rp30 Juta

Kebakaran melanda rumah warga di Gang Hanapi, Citeureup, Cimahi Utara. Api dipadamkan dalam 39 menit, 15 jiwa selamat dan kerugian ditaksir Rp30 juta.

Kebakaran Rumah di Cimahi Utara, 15 Jiwa Selamat dan Kerugian Capai Rp30 Juta
Kebakaran di Citeureup Cimahi, api berhasil dipadamkan dalam 39 Menit dan berhasil selamatkan aset senilai Rp500 juta.

INILAHKORAN.ID-Kebakaran melanda sebuah hunian milik Ibu Ayi di Gang Hanapi, RT 02/08, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Senin (31/8/2026) pagi.

Kobaran api sempat membakar bagian bangunan dan mengancam permukiman padat di sekitar lokasi.

Beruntung, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi bersama warga berhasil mengendalikan api dalam waktu kurang dari 40 menit.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sebanyak 15 jiwa berhasil diselamatkan.

Meski demikian, kebakaran menyebabkan barang dan isi rumah mengalami kerusakan dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp30 juta.

Sementara itu, aset bangunan yang diperkirakan bernilai sekitar Rp500 juta berhasil diselamatkan dari amukan api.

Asap Keluar dari Atap Rumah

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 06.50 WIB.

Saat itu, Ketua RT setempat melihat kepulan asap keluar dari bagian atap rumah milik Ibu Ayi.

Curiga terjadi kebakaran, Ketua RT kemudian masuk ke dalam rumah untuk mencari sumber asap.

"Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 06.50 WIB. Kepulan asap pertama kali diketahui oleh Ketua RT setempat yang melihat asap keluar dari bagian atap rumah. Curiga terjadi kebakaran, Ketua RT kemudian masuk ke dalam rumah untuk memastikan sumber asap," kata Aep.

Saat dilakukan pengecekan, api ternyata sudah membesar dan membakar salah satu kamar di dalam hunian.

Ketua RT bersama warga kemudian langsung melakukan upaya pemadaman awal sambil menghubungi petugas Damkar Kota Cimahi.

"Saat melakukan pengecekan, api ternyata sudah membesar dan membakar bagian kamar rumah. Ketua RT bersama warga sekitar langsung berupaya melakukan pemadaman awal sembari menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi," sambungnya.

Damkar Tiba Lima Menit Setelah Laporan

Laporan resmi kebakaran diterima petugas pada pukul 07.00 WIB.

Regu 1 Pemadam Kebakaran Kota Cimahi langsung bergerak menuju lokasi dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 07.05 WIB.

"Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 07.00 WIB. Regu 1 Pemadam Kebakaran Kota Cimahi langsung bergerak menuju lokasi dan berhasil tiba hanya dalam waktu lima menit atau pukul 07.05 WIB," ujarnya.

Sebanyak dua unit mobil pancar dan lima personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

Namun, petugas menghadapi kendala akses karena lokasi berada di dalam gang sempit.

Kendaraan pemadam hanya dapat diparkir sekitar 100 meter dari lokasi kebakaran.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menghambat proses penanganan.

Petugas tetap bergerak menuju titik kebakaran untuk melakukan pemadaman sekaligus pendinginan.

"Sebanyak dua unit mobil pancar dikerahkan dalam operasi pemadaman tersebut dengan melibatkan lima personel. Meski menghadapi kendala akses menuju lokasi berupa gang sempit dengan jarak sekitar 100 meter dari titik parkir kendaraan pemadam ke tempat kejadian perkara, petugas tetap bergerak cepat melakukan penanganan," kata Aep.

Api Berhasil Dipadamkan Pukul 07.39 WIB

Luas keseluruhan hunian diperkirakan mencapai 186 meter persegi.

Dari luas tersebut, area yang terdampak langsung kebakaran sekitar 30 meter persegi.

Setelah proses pemadaman dan pendinginan dilakukan secara menyeluruh, penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 07.39 WIB.

Seluruh personel kemudian kembali ke markas pada pukul 07.44 WIB.

"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sebanyak 15 jiwa berhasil terselamatkan. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian pada barang dan isi bangunan yang diperkirakan mencapai Rp30 juta, sementara aset bangunan senilai sekitar Rp500 juta berhasil diselamatkan dari ancaman api," paparnya.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga penanganan selesai, penyebab pasti kebakaran belum diketahui.

Petugas masih melakukan pendataan lebih lanjut untuk mengetahui sumber api yang menyebabkan kebakaran.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan overhaul untuk memastikan tidak ada titik api yang masih berpotensi menyala kembali.

Selain itu, pendataan dilakukan terhadap dampak kebakaran dan kondisi bangunan.

Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman dengan akses jalan yang sempit.

"Penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan memerlukan pendataan lebih lanjut. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melaksanakan overhaul, pendataan, serta memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran," tutur Aep.***


Editor : JakaPermana