Gegara Puntung Rokok, Rumah di Setiamanah Ludes Dilalap si Jago Merah

Diduga akibat puntung rokok, sebuah rumah milik Rusmiati warga Jalan Kebon Kelapa Gang Bah Iding 4 No. 39, RT 03/13, Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah ludes dilalap si jago merah.

Gegara Puntung Rokok, Rumah di Setiamanah Ludes Dilalap si Jago Merah
Kebakaran melanda satu unit rumah di Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah.

INILAHKORAN, Cimahi – Diduga akibat puntung rokok, sebuah rumah milik Rusmiati warga Jalan Kebon Kelapa Gang Bah Iding 4 No. 39, RT 03/13, Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah ludes dilalap si jago merah.

Dalam sebuah rekaman video yang beredar di media sosial, kobaran api disertai asap terlihat membumbung tinggi. Sejumlah petugas pemadam kebakaran dibantu warga berusaha untuk memadamkan api.

Kepala Bidang Pemadam kebakaran pada Dinas Pemadam kebakaran Kota Cimahi, Achmad Suparlan membenarkan terjadinya kebakaran seperti yang ramai di media sosial itu.

kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 18.15 WIB, sementara kami menerima laporan pada pukul 18.30 WIB dan tiba lima menit kemudian," kata Achmad Suparlan saat dikonfirmasi, Rabu 3 September 2025.

“Setiba di lokasi, api sudah membesar dan menghanguskan lantai dua rumah. Tim langsung melakukan pemadaman dan berhasil mengendalikan api dalam waktu kurang dari satu jam,” sambungnya.

Achmad menuturkan, peristiwa kebakaran itu diduga akibat puntung rokok yang masih menyala dan menyambar tumpukan dus di lantai dua rumah. Tiupan angin yang cukup kencang mempercepat penyebaran api ke area sekitarnya.

“Dugaan sementara, sumber api berasal dari kelalaian. Puntung rokok kemungkinan besar dibuang sembarangan di dekat material yang mudah terbakar,” ujarnya.

Kendati begitu, pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut lantaran pemilik rumah, Rusmiati, berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.

“Total luas bangunan sekitar 70 meter persegi, dan area yang terbakar mencapai 35 meter persegi. Bangunan dan barang yang terbakar ditaksir merugi sekitar Rp35 juta,” jelasnya.

Dalam proses penanganan, ungkap Achmad, pihaknya mengerahkan empat unit mobil pancar dan dua unit rescue, dengan total personel dari Regu 2.

"Api berhasil dipadamkan pada pukul 19.15 WIB, dan tim kembali ke markas sekitar pukul 19.45 WIB setelah melakukan proses pendinginan dan pendataan," tandasnya. (*)


Editor : Zulfirman