Baru Keluar Bengkel, Mobil di Jalan Sangkuriang Cimahi Meledak dan Terbakar

Mobil penumpang meledak dan terbakar di Jalan Sangkuriang, Cimahi. Damkar menduga kebakaran dipicu korsleting aki, kerugian ditaksir Rp100 juta.

Baru Keluar Bengkel, Mobil di Jalan Sangkuriang Cimahi Meledak dan Terbakar
Mobil penumpang meledak dan terbakar di Jalan Sangkuriang, Cimahi. Damkar menduga kebakaran dipicu korsleting aki, kerugian ditaksir Rp100 juta.

INILAHKORAN.ID– Sebuah mobil penumpang tiba-tiba meledak dan terbakar di Jalan Sangkuriang, Kota Cimahi, Senin (2/11/2026) siang. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp100 juta.

Kendaraan bernomor polisi D 1694 EN itu dikemudikan pemiliknya, Jo. Berdasarkan keterangan sementara, mobil tersebut baru saja keluar dari bengkel dan sempat mengisi bahan bakar sebelum mengalami gangguan di tengah perjalanan.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan peristiwa itu bermula sekitar pukul 12.05 WIB. Mobil tiba-tiba berhenti dan tidak dapat distarter kembali.

Saat pemilik berusaha menyalakan mesin, terdengar suara ledakan yang kemudian disusul kobaran api dari bagian kap mesin.

"Kejadian bermula sekitar pukul 12.05 WIB ketika kendaraan tiba-tiba berhenti dan tidak dapat distarter kembali. Saat pemilik berusaha menyalakan mesin, terdengar suara ledakan diikuti munculnya kobaran api dari bagian kap mesin," kata Aep.

Pemilik kendaraan bersama warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan air yang tersedia di lokasi. Namun, percikan api masih terus menyala.

Seorang pengguna jalan yang melintas kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Poswil Paskud. Laporan itu diteruskan kepada Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi sekitar pukul 12.10 WIB.

Damkar Cimahi Kerahkan Enam Personel

Aep menyebutkan, pihaknya mengerahkan enam personel dengan membawa Unit Pancar 012 dan Unit Rescue untuk menangani kebakaran tersebut.

Selain memadamkan api, petugas juga melakukan pendinginan secara menyeluruh guna memastikan tidak ada sisa panas yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

"Penanganan tuntas dinyatakan selesai pada pukul 12.21 WIB. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan dugaan kuat kebakaran dipicu korsleting pada bagian aki kendaraan," sebutnya.

Berdasarkan pendataan Damkar Cimahi, luas objek yang terbakar diperkirakan mencapai 4 meter persegi dari area tempat kejadian perkara (TKP) seluas 8 meter persegi.

Adapun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp100 juta, sementara nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan sekitar Rp50 juta.

Aep mengingatkan masyarakat agar lebih teliti memeriksa kondisi kendaraan, terutama sistem kelistrikan setelah mobil menjalani perbaikan di bengkel.

"Kami kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih teliti memeriksa sistem kelistrikan kendaraan, terutama setelah kendaraan selesai diperbaiki di bengkel, guna mencegah risiko serupa terjadi di jalan raya," pungkasnya.***


Editor : JakaPermana