Warga Cicapeu Tandu Pasien, Dedi Instruksikan Jalan Kidangpananjung Segera Dibangun
Video rekaman warga Kampung Cicapeu, Desa Kidangpananjung, Cililin, KBB yang terpaksa menggotong pasien sakit menggunakan tandu sederhana kini disorot publik.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Video rekaman warga Kampung Cicapeu, Desa Kidangpananjung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terpaksa menggotong pasien sakit menggunakan tandu sederhana kini menjadi perhatian luas publik.
Rekaman yang menyebar melalui media sosial Facebook memperlihatkan dua warga berjalan berat membawa pasien melewati jalan rusak berat yang tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Akibat kondisi infrastruktur yang belum memadai, warga harus menempuh perjalanan jauh berjalan kaki hanya untuk menjangkau titik yang bisa dilalui kendaraan, setiap kali ada anggota keluarga yang membutuhkan penanganan medis darurat.
Keluhan warga yang tertuang dalam rekaman tersebut menyoroti betapa buruknya akses jalan yang selama ini menjadi penghambat utama pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.
Merespons viralnya peristiwa tersebut, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi langsung melakukan komunikasi dengan Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail guna membahas langkah penanganan konkret.
"Jalan yang menghubungkan ke kawasan pemukiman tersebut diketahui berstatus sebagai jalan desa, sehingga berada dalam lingkup kewenangan pemerintah kabupaten," kata Dedi dikutip dalam unggahan media sosialnya, Senin (2/11/2026).
Meski demikian, Dedi memastikan, pihaknya tidak tinggal diam dan telah menetapkan target waktu pembangunan akses jalan di Desa Kidangpananjung yang harus sudah dimulai paling lambat pada Februari 2027.
Menurutnya, perbaikan akses di wilayah pelosok bukan sekadar urusan pembangunan fisik semata, melainkan urusan pemenuhan hak dasar warga atas layanan kesehatan dan pelayanan publik.
"Kasus di Cicapeu hanyalah satu dari sekian banyak wilayah di Jawa Barat yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur, sehingga masyarakatnya masih harus berjuang keras hanya untuk menjangkau fasilitas umum," katanya.
Editor : Doni Ramdhani

