Kecam Penculikan 4 Jurnalis oleh Israel, PWI: Keselamatan Insan Pers harus Dihormati

PWI kecam keras tindakan penculikan Zionis Israel pada jurnalis WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla.

Kecam Penculikan 4 Jurnalis oleh Israel, PWI: Keselamatan Insan Pers harus Dihormati
4 jurnalis WNI yang diculik Zionis Israel.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini ada 9 warga Negara Indonesia (WNI) termasuk 4 jurnalis ya g diculik oleh Zionis Israel.

9 WNI ini diculis Zionis Israel saat mereka terlibat misi kemanusiaan bersama Global Sumud Flotilla 2.0 menuju Jalur Gaza, Palestina.

Kini, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengecam penahanan jurnalis Indonesia oleh Israel saat mengikuti misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla 2.0.

PWI mendesak penguatan perlindungan terhadap kerja pers di wilayah konflik seperti yang terjadi pada Global Sumud Flotilla.

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia Akhmad Munir menyatakan pencegatan terhadap misi sipil dan kemanusiaan di perairan internasional tidak dapat dibenarkan karena turut mengancam keselamatan wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.

“Kami mengecam keras tindakan Israel yang mencegat dan menahan rombongan misi kemanusiaan menuju Gaza, termasuk jurnalis Indonesia yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Keselamatan insan pers harus dihormati dan dilindungi dalam situasi apa pun,” tutur Akhmad Munir.

Empat jurnalis Indonesia yang tergabung dalam misi tersebut yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika, Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo dan Rahendro Herubowo dari iNews.

Kehadiran jurnalis dalam misi Global Sumud Flotilla ini bertujuan menyampaikan situasi kemanusiaan di Gaza kepada publik internasional sehingga independensi dan keselamatan wartawan wajib dihormati semua pihak.

“Pers hadir untuk menyampaikan fakta dan suara kemanusiaan kepada dunia. Tidak boleh ada intimidasi ataupun tindakan yang mengancam keselamatan jurnalis yang menjalankan tugas profesinya,” jelasnya.***


Editor : Irma Nurfajri