Kejurcab Orado Tuai Penolakan PCNU, Viman: Izin Belum Kami Keluarkan
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menegaskan, pelaksanaan Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Orado pada 28 Oktober 2026 ditunda.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menegaskan, pelaksanaan Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) pada 28 Oktober 2026 itu ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
Penundaan tersebut dilakukan karena rekomendasi dan perizinan untuk penyelenggaraan kompetisi itu belum diterbitkan. Rencana kegiatan ini juga mendapat penolakan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tasikmalaya yang menilai permainan domino atau gaple identik dengan aktivitas perjudian.
Viman mengatakan, Orado merupakan cabang olahraga yang telah memiliki kepengurusan. Namun, penyelenggaraan kejuaraan tersebut masih membutuhkan rekomendasi dan izin dari pihak terkait.
"Pada dasarnya spirit Orado ini memang sudah ada cabornya di sana, karena memang kepengurusan rangkaian hari jadi," ujar Viman, Selasa (13/10/2026).
Dia menegaskan, Pemkot Tasikmalaya belum memberikan rekomendasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Rekomendasi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dispora) juga belum diterbitkan.
"Rekomendasi izin dari KONI, Dispora, ini memang belum keluar dan kami tidak merekomendasikan itu," katanya.
Menurut Viman, keputusan menunda kegiatan diambil agar semua pihak dapat saling menghormati. Kejuaraan tersebut baru dapat dipertimbangkan kembali setelah persyaratan perizinan dan rekomendasi dinyatakan kondusif.
"Dan saling menghormati dan menjaga, kompetisi atau event tersebut akan diundur sampai waktu belum ditentukan, sampai nanti perizinannya, rekomendasinya semua kondusif dan dikeluarkan," ucapnya.
Terkait penggunaan foto dirinya pada materi publikasi kegiatan, Viman mengaku tidak melakukan komunikasi dengan penyelenggara mengenai pencantuman foto tersebut.
"Terkait ada foto saya, sebetulnya semua orang bisa pake foto saya, jadi memang tidak komunikasi di sana, tapi lumrah-lumrah saja. Karena mereka semangat ada sosok foto saja, dan hari jadi sekaligus memeriahkan," tuturnya.
Dia mengingatkan masyarakat agar menggunakan fotonya secara bijak dan tidak mengaitkannya dengan opini atau persepsi yang buruk.
"Soal foto saya Alhamdulillah bisa dipasang di mana-mana, kami mengajak juga siapapun yang menempel foto saya tolong ditempel dengan opini dan persepsi yang baik," kata Viman.
"Kalau beropini buruk tolong dijaga, jangan mencantumkan dan menempel foto saya," tambahnya.
Kejurcab Orado Kota Tasikmalaya memperebutkan Piala Wali Kota tersebut direncanakan berlangsung pada 28 Oktober 2026. Agenda itu disiapkan untuk memeriahkan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda 2026.
Editor : Doni Ramdhani
