Kembali Beroperasi, Pengunjung Mitra10 Dibatasi Maksimal 80 Orang Per Hari
Mitra10 Bogor kini mendapat kepercayaan dari Pemkot Bogor untuk kembali beroperasi. Tentu, pembukaan toko bangunan itu harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor - Mitra10 Bogor kini mendapat kepercayaan dari Pemkot Bogor untuk kembali beroperasi. Tentu, pembukaan toko bangunan itu harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
General Manager Operasional Mitra10 Rully Diyantino mengatkaan, keputusan tersebut diberikan setelah Mitra10 melewati uji masa percobaan yang diberikan Disperindag yang berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor.
“Kami berterima kasih dapat kembali beroperasi sesuai prosedur dan persyaratan yang telah ditetapkan. Artinya, kita kembali produktif untuk bersama-sama menggerakkan perekonomian Kota Bogor pada fase adaptasi kebiasaan baru,” katanya, Senin (20/7/2020).
Dia menjelaskan, terdapat 18 butir rekomendasi protokol kesehatan yang harus dilaksanakan dan secara konsisten diterapkan. Aturan itu berlaku untuk karyawan maupun pengunjung toko.
"Dalam SOP protokol kesehatan Covid-19 itu, pengaturan sirkulasi dan jumlah pengunjung dibatasi maksimal 80 orang dengan menerapkan kontrol yang ketat pada pintu masuk dan keluar untuk mencegah terjadinya kerumunan. Jam operasional setiap hari juga hanya mulai pukul 09.00-21.00 WIB," sebut Rully.
Menurutnya, Mitra10 merupakan ritel belanja bahan bangunan modern dengan konsep belanja satu atap yang melayani kebutuhan pelanggannya. Mitra10 Bogor saat ini menempati area lahan seluas 7.930 m2 dengan area penjualan seluas 3.382 m2 dan menjual sekitar 25.000 item barang dimana lebih dari 90% di antaranya merupakan barang produksi dalam negeri yang dipasok lebih dari 600 pemasok dari daerah Bogor dan sekitarnya.
Saat ini, Mitra10 mempekerjakan sekitar 253 pekerja. Namun, sesuai rekomendasi Disperindag pihaknya membatasi jumlah pekerja menjadi 63 orang per hari.
“Untuk mengurangi kerumunan dan sesuai rekomendasi dinas terkait, kami membatasi jumlah pengunjung menjadi maksimal 80 orang dan jumlah pekerja yang bertugas. Dimana mereka yang diperkenankan masuk bekerja telah dinyatakan bebas Covid-19 berdasarkan hasil swab test terakhir dan bertugas secara bergantian sesuai jadwal yang sudah kami tetapkan sebelumnya," ucapnya.
Dia menegaskan, hingga kini Mitra10 Bogor tidak melakukan pengurangan jumlah karyawan. Padahal, sejak awal tahun di tokonya terjadi penurunan trafik dan omzet sebagai dampak pandemi.
Sementara itu, General Manager Marketing & Communications Mitra10 Erick Koswara menyebutkan pihaknya optimistis akan kembali meningkatkan jumlah pengunjung maupun omzet penjualan. Untuk itu, berbagai promo dan strategi pemasaran telah disiapkan untuk mendorong kedua hal tersebut.
“Mitra10 akan menyasar end user yakni para pemilik rumah yang hendak merenovasi atau membangun hunian baru. Untuk itu kami telah menyiapkan program diskon baik untuk para pelanggan di toko fisik maupun daring,” ujarnya.
Erick pun menyebutkan, saat ini selain akses fisik tokonya pun dapat diakses secara daring termasuk dengan menggunakan aplikasi WhatsApp. Untuk layanan daring, produk-produknya bisa diakses di laman resmi Mitra10 dan sejumlah marketplace. (*)
Editor : Doni Ramdhani


