Kembang Api Lebih dari 30 Menit Gegerkan Warga Bandung, Pussenif TNI Minta Maaf
Setelah ramai menjadi perbincangan warga, pihak Pussenif pun akhirnya angkat suara dan menyampaikan permohonan maaf secara resmi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Suasana malam di Kota Bandung mendadak riuh pada Senin malam (8/4), saat suara kembang api terdengar nyaring dan berlangsung cukup lama, mengejutkan warga dari berbagai penjuru kota.
Menurut kesaksian warga, pertunjukan kembang api tersebut berlangsung selama kurang lebih 40 hingga 45 menit, dengan suara yang cukup keras hingga terasa mengganggu.
"Antara 40 sampai 45 menit kayaknya, lama banget," ujar MRD, seorang warga yang terdengar masih terkejut dengan kejadian tersebut.
Titik asal suara kembang api tersebut diketahui berasal dari kawasan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) di Jalan Supratman, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung.
Setelah ramai menjadi perbincangan warga, pihak Pussenif pun akhirnya angkat suara dan menyampaikan permohonan maaf secara resmi.
"Kami dari Pussenif menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamannya terkait penyalaan kembang api di sekitar kantor Pussenif jalan Supratman.
Dalam hal ini kami mencoba untuk mengakomodir bantuan teman/rekan namun kami sadari bahwa hal ini menimbulkan ketidaknyamanan terhadap sekitar lingkungan Pussenif pada malam ini.
Sehingga hal ini menjadi perhatian kami untuk kedepannya tidak terjadi lagI," demikian klarifikasi yang dikutip dari Instagram @pusatpenerangan_TNI.
Sebelumnya, suara kembang api dengan durasi hampir satu jam tanpa henti itu dikeluhkan warga Bandung melalui unggahan di akun media sosial X.
Tak sedikit warga yang mengaku terganggu dengan suara kembang api tersebut. Pasalnya, tidak diketahui pasti alasan dinyalakannya kembang api tersebut.
Editor : Firda Rachmawati

