Kenang Pahlawan Teguhkan Persatuan

SEJARAH bukan sekadar kenangan.Perjuangan para pahlawan menjadi pijakan generasi muda membangun bangsa.

Kenang Pahlawan Teguhkan Persatuan
HARGAI KEMERDEKAAN: Bupati Bogor Rudy Susmanto di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Kamis (1/10). Rudy Susmanto mengajak generasi muda memaknai kemerdekaan dengan menghargai perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kedaulatan bangsa.(ANTARA/HO-HUMAS PEMKAB BOGOR)

Kemerdekaan bukan hadiah yang datang begitu saja. Di balik kebebasan yang dinikmati hari ini, ada perjuangan panjang, keringat, darah, bahkan jiwa yang dikorbankan para pahlawan.

Pesan itu disampaikan Bupati Bogor Rudy Susmanto saat memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Alun-alun Kabupaten Bogor, Cibinong, Kamis. Di hadapan para pelajar dan pemuda, Rudy mengajak generasi muda memaknai kemerdekaan dengan menghargai perjuangan para pahlawan.

"Para pahlawan berjuang bukan hanya dengan keringat, bukan hanya dengan tenaga, bukan hanya dengan waktu, tapi tetesan darah, bahkan mengorbankan jiwa dan raganya," kata Rudy seperti dikutip dari ANTARA, Kamis (1/10).

Menurut Rudy, kebebasan yang kini dirasakan masyarakat, termasuk kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat, tidak terlepas dari perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Karena itu, ia mengingatkan generasi muda agar tidak memandang kemerdekaan sebagai sesuatu yang diperoleh dengan mudah.

Kemerdekaan lahir dari perjuangan panjang dan pengorbanan besar.

"Maka pada saat kita menikmati kemerdekaan, maknai lah kemerdekaan itu bahwa kita tinggal di sebuah bangsa yang diperjuangkan dengan tetesan keringat, tetesan darah, jutaan nyawa yang dikorbankan untuk kedaulatan bangsa kita," ujarnya.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi momentum bagi Rudy untuk mengajak masyarakat mengenang perjalanan bangsa dalam mempertahankan kedaulatan setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Ia menyinggung peristiwa 30 September 1965 sebagai salah satu bagian dari sejarah bangsa yang perlu dikenang, termasuk gugurnya para pahlawan revolusi.

Menurut Rudy, perjalanan tersebut menunjukkan bahwa perjuangan bangsa tidak berhenti setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan.

"Ini menjadi sebuah momentum kita bersama-sama Pemerintah Kabupaten Bogor mengenang sejarah bangsa Indonesia. Kita mengenang perjuangan-perjuangan para pahlawan kita," kata Rudy.

Semangat perjuangan itu, kata Rudy, juga tetap relevan dalam pembangunan Kabupaten Bogor. Pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat, bukan hanya pemerintah.

Kebersamaan dan gotong royong menjadi bagian penting untuk menjalankan pembangunan. Pemerintah dan masyarakat perlu bergerak bersama agar pembangunan tidak berhenti sebagai pekerjaan satu pihak.

"Membangun bangsa, membangun sebuah wilayah Pemerintah Kabupaten Bogor, kita butuh kebersamaan bersama-sama. Kita butuh gotong royong juga bersama- sama," ujarnya. (gin)


Editor : Inilahkoran