Ketika Umuh ‘Sport Jantung’ di Pakansari

Ketika Umuh ‘Sport Jantung’ di Pakansari
INILAH/ADAM HUSEIN

KETEGANGAN sempat menyelimuti hati Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar saat menyaksikan perjuangan anak asuhnya menghadapi Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (25/10).

Di balik keunggulan yang sempat diraih Persib, Umuh melihat tanda-tanda kelelahan dari para pemainnya. Situasi itu membuat pria yang akrab disapa Pak Haji tersebut was-was, terlebih ketika keunggulan Maung Bandung akhirnya sirna pada babak kedua.

Persib sempat unggul lebih dulu melalui gol Mariano Peralta pada menit ke-16. Namun, Garudayaksa FC mampu menyamakan kedudukan lewat Jayro Jean pada menit ke-65. Skor 1-1 membuat perjuangan Persib belum selesai, sementara tenaga para pemain mulai terkuras.

Kekhawatiran Umuh pun bukan tanpa alasan. Menurutnya, para pemain sempat berusaha mengatur ritme permainan agar tidak semakin kelelahan. Namun, setelah kebobolan, mereka kembali mengerahkan seluruh kemampuan demi mempertahankan peluang meraih kemenangan.

Perjuangan itu akhirnya terbayar pada masa tambahan waktu. Adam Alis mencetak gol pada menit ke-90+2 yang memastikan Persib pulang dengan kemenangan dramatis 2-1.

“Kemarin saya sudah was-was.

Karena dapat 1-0 itu kelihatan anak-anak emang lelah, jadi mereka mengatur waktu supaya tidak terlalu capek. Tapi akhirnya kebobolan 1-1,” ungkap Umuh, Senin (26/10/2026).

Ia mengaku melihat langsung bagaimana para pemain kembali meningkatkan intensitas permainan setelah kedudukan imbang. Meski kondisi fisik sudah terkuras, semangat mereka untuk membawa pulang tiga poin tak ikut surut.

“Setelah itu akhirnya anak-anak main gila lagi, akhirnya kan capek bener lah capeknya luar biasa gitu. Tapi ya kita ditebus dengan perjuangan walaupun pemain-pemain semua dalam keadaan capek lelah, gitu ya. Tapi alhamdulillah bisa jadi 2-1, gitu,” tuturnya.

Bagi Umuh, kemenangan tersebut bukan sekadar soal tambahan tiga poin. Ada perjuangan panjang dan pengorbanan tenaga yang membuat hasil di Pakansari terasa begitu berarti.

Di luar ketegangan selama pertandingan, Umuh juga menaruh perhatian pada keselamatan rombongan Persib dalam perjalanan pulang.

Ia menyampaikan apresiasi kepada aparat kepolisian dan seluruh personel pengamanan yang mengawal jalannya pertandingan pekan ketujuh Super League 2026/2027 hingga rombongan tim meninggalkan lokasi.

Menurutnya, pengawalan yang dilakukan aparat turut membantu menjaga situasi tetap kondusif, termasuk ketika rombongan Persib melanjutkan perjalanan menuju jalan tol.

“Saya berterima kasih kepada Kepolisian dengan jajaran semua, dari Brimob juga ya, pengamanan sampai pemain dikawal sampai ya keluar, sampai di tol pun juga,” katanya.

(muhammad ginanjar)


Editor : Inilahkoran