INILAH, Bogor -Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto dan seluruh anggota Fraksi PKS DPRD Kota Bogor siap kawal dan selesaikan pembangunan Masjid Agung, Kecamatan Bogor Tengah.
"Pesan Kang Haru pada kami sangat jelas, kawal dan selesaikan pembangunan Masjid Agung. Meski pelaksanaan pembangunan adalah ranah eksekutif, insya Allah kami siap laksanakan peran penganggaran dan pengawasan secara maksimal sesuai perintah pimpinan," ungkap Atang kepada wartawan pada Rabu (3/11/2021).
Atang melanjutkan, DPRD Kota Bogor telah anggarkan sebesar Rp15 miliar di 2020, namun sayang tidak terserap. Kemudian pada tahun 2021 sebesar Rp32 miliar, alhamdulillah sekarang tengah proses pembangunan.
"Kami akan kawal terus agar Masjid ini kembali berdiri dan dapat digunakan segera untuk beribadah", tegas Atang.
Sementara itu, Ketua DPW PKS Provinsi Jawa Barat, Haru Suandharu mengunjungi lokasi pembangunan Masjid Agung Kota Bogor pada Minggu (31/10/2021) lalu, didampingi oleh Anggota Fraksi PKS Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Bogor Iwan Suryawan. Rombongan PKS susuri tiap bagian Masjid yang berada di Jalan Nyi Raja Permas, Kecamatan Bogor Tengah ini.
Haru Suandharu yang juga Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Barat ini mengatakan, dirinya ingin memantau langsung perkembangan proses pembangunan Masjid Agung. Kepala Dinas (Kadis) Perumkim dan Sekdis PUPR menyampaikan bahwa hingga akhir Oktober 2021, pembangunan Masjid Agung dan alun-alun Kota Bogor baru mencapai 40 persen dari yang dicanangkan. Sementara sisa waktu pengerjaan tinggal 1,5 bulan lagi.
"Saya kira proses pembangunan Masjid Agung dan Alun-alun Kota Bogor ini harus kita kawal bersama. Ini adalah uang rakyat. Jangan sampai Pemerintah kalah cepat membangun masjid dibandingkan masyarakat", tegas pria yang akrab disapa Haru.
Kang Haru menegaskan, Fraksi PKS DPRD Jawa Barat mendukung penuh penyelesaian masjid ini. Fraksi PKS Kota Bogor juga harap mengawal dan mengawasi proses penyelesaiannya. Pastikan selesai tepat waktu dan sesuai dengan standar kualitas yang ditentukan.
"Keresahan Fraksi PKS bukan tanpa alasan. Masjid Agung yang diharapkan menjadi pusat ibadah masyarakat muslim Kota Bogor ini belum selesai sejak 2015 dan sempat terhenti pembangunannya selama tiga tahun karena gagal lelang. Terlebih lagi, Provinsi Jawa Barat telah anggarkan Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Barat sebesar Rp48 miliar di tahun 2016 dan Rp50 miliar di tahun 2017, namun tidak terserap optimal," pungkasnya.*** (rizki mauludi)