Ketua PWI Resmikan Gedung PWI Kota Bogor

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonsesia (PWI) pusat Atal Sembiring Depari meresmikan kantor PWI Kota Bogor di Jalan Kesehatan, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (3/7/2019). 

Ketua PWI Resmikan Gedung PWI Kota Bogor
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonsesia (PWI) pusat Atal Sembiring Depari meresmikan kantor PWI Kota Bogor di Jalan Kesehatan, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (3/7/2019). 

Peresmian gedung baru kantor PWI Kota Bogor dirangkaikan dalam acara Halal Bihalal rembug guyub wartawan Bogor Raya. 

Diketahui sebelum bisa kokoh berdiri dibangun, beberapa tahun lalu gedung PWI Kota Bogor runtuh hingga terbengkalai hampir rata dengan tanah. Tetapi setelah tampuk pimpinan jatuh ke tangan Aritha Surbakti sebagai Plt Ketua PWI Kota Bogor, pembangunan gedung PWI Kota Bogor dimulai.

Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti mengatakan, kembalinya marwah PWI di Kota Bogor berawal dari semangat seluruh wartawan di Bogor untuk membangun kembali PWI di Kota Bogor. Meski saat itu dalam keadaan bangunan kantor yang rata dengan tanah, namun dengan niat dan tekad yang kuat serta dukungan dari berbagai pihak Kantor PWI Kota Bogor pun bisa berdiri kembali.

"Iya waktu itu dengan bismillah akan memulai kegiatan kembali diantara reruntuhan gedung. Melalui kilas balik insan pers Bogor kami membuat acara pameran foto jurnalistik dan menjadi cikal bakal dari kumpulnya dana awal pembangunan gedung, karena tanpa HPN 2018 kami tak akan disini," ungkap Ari.

Ari melanjutkan, dalam peresmian gedung juga dilakukan memorandum of understanding atau (MoU) antara PWI Kota Bogor dengan BPJS Kesehatan. Penandatanganan MoU itu sebagai upaya PWI Kota Bogor untuk meningkatkan kesejahteraan para wartawan. Karena dalam menjalankan tugasnya seorang wartawan memiliki pola rutinitas pekerjaan yang waktunya tidak teratur. Bahkan seorang wartawan bisa bekerja lebih dari delapan jam untuk menjalankan tugas reportasenya.

"Peningkatan kesejahteraan untuk wartawan kami wujudkan dengan MoU dengan BPJS, mungkin ini sejarah dan ini yang pertama wartawan mendaftarkan anggotanya sebagai anggota BPJS. Ini berlaku bagi wartawan yang memang tidak dicover oleh perusahaaan medianya," tambahnya.

Ari membeberkan, PWI Kota Bogor juga terus berusaha meningkatkan kompetensi para anggotanya melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Diserahkan sertifikat kepada wartawan yang telah lulus dalam UKW angkatan ke-25 di Kota Bogor pada Desember 2018 lalu. 

"Bukan hanya meningkatkan kompetensi, dan kesejahteraan wartawan, PWI Kota Bogor juga memiliki program untuk merenovasi mushala An Naba yang berada di Komplek PWI Kota Bogor," jelasnya.

Sementara itu Ketua Umum PWI Pusat Atal Sembiring Depari sangat mengapresiasi program kerja dari PWI Kota Bogor yang sudah banyak melakukan terobosan terobosan dan kemajuan signifikan. Bahkan Atal menyebut PWI Kota Bogor sudah selangkah lebih maju dengan melakukan MoU dengan BPJS kesehatan untuk meningkatkan kesejahteraan wartawan dan memberikan fasilitas kesehatan kepada wartawan.

"Tak hanya itu mengenai uji kompetensi wartawan, saya mengapresiasi PWI Kota Bogor yang terus meningkatkan kemajuan kesejahteran anggotanya dengan adanya koperasi di PWI Kota Bogor. Kami akan terus mendidik anggota kami agar terus profesional dan kompeten, disini ada program BPJS, disini ada pembangunan ibadah musholanya. Indahnya program di Bogor ini untuk kesejahteraan dunia serta akhirat kemudian ada renovasi mushola. Saya kira ini sejalan keduanya akan membuat tumbuh semakin besar PWI Kota Bogor akan terus menjadi lebih besar," bebernya.

Ditempat yang sama, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengapresiasi pembangunan Kantor PWI Kota Bogor dan uji kompetensi wartawan. Sebab, dia menegaskan wartawan merupakan profesi yang sangat memiliki integritas.

"Sikap pers itu ada tiga, yang pertama sikap jujur yang kedua nilai nilai integritas dan ketiga adalah setia pada keadilan jadi kalaupun kurus tidak jadi masalah selama memiliki hati nurani dan kejujuran serta integritas dan setia kepada keadilan," bebernya.

Dedie menegaskan, sebagai pilar keempat demokrasi pers memiliki peran yang sangat penting dalam ikut membangun demokrasi dan negara.

"Kenapa saya sangat konsen juga terhadap pembangunan Kantor PWI Kota Bogor karena memang dalam membangun demokrasi pers ini tidak bisa ditinggalkan saya pikir bantuan moral materil sangat diperlukan karena kalau pers maju insya Allah negara juga maju," pungkasnya. (Rizki Mauludi)


Editor : Doni Ramdhani