Keunggulan 9 Poin di Mata Klopp Tak Berarti Apapun

MANAJER Liverpool, Juergen Klopp, bersikeras menganggap posisi timnya di puncak klasemen Liga Inggris saat ini dengan keunggulan sembilan poin,  tidak berarti apapun.

Keunggulan 9 Poin di Mata Klopp Tak Berarti Apapun
Liverpool unggul 9 poin di klasemen setelah menang 5-1 melawan Arsenal

 

MANAJER Liverpool, Juergen Klopp, bersikeras menganggap posisi timnya di puncak klasemen Liga Inggris saat ini dengan keunggulan sembilan poin,  tidak berarti apapun.
Liverpool kini mengoleksi 54 poin di puncak klasemen usai mengalahkan Arsenal 5-1 dalam laga pekan ke-20 di Anfield, Minggu (30/12) dini hari WIB. Jarak terdekat adalah sembilan poin dari Tottenham Hotspur (45) yang menelan kekalahan di pertandingan lebih awal.

"Saya sangat berharap kita bisa bertukar tempat saat ini," kata Klopp kepada para wartawan dalam jumpa pers purnalaga sebagaimana dilansir laman resmi Liverpool.

Pasalnya, menurut Klopp keunggulan sembilan poin itu masih belum tentu bertahan lama. Manchester City (44) yang baru main Minggu malam bisa meraih kemenangan dan memangkas jarak menjadi tujuh poin.

Lantas kedua tim bertemu pada laga pembuka tahun 2019 masing-masing di Etihad pada Jumat (4/1) dini hari WIB, dan bukan tidak mungkin selisih berkurang lagi menjadi empat poin, kata Klopp.

"Saya bukan orang terpintar di dunia, namun saya bukan seorang idiot, tidak selalu! Jadi keunggulan itu tidak berarti apa-apa," katanya.

"Sungguh tak penting berapa poin pun anda unggul pada Desember, bahkan jika itu terjadi di pengujung bulan," ujarnya menambahkan.

"Saya paham apa yang kalian minta, kenapa saya tidak berusaha bersikap positif. Namun, sekali lagi, Anda sekalian lah yang pertama kali akan menuliskan judul 'Apakah mereka sekarang gugup?' ketika kami kehilangan tiga poin untuk pertama kalinya," tutur Klopp panjang lebar.

 


Editor : inilahkoran