Keutamaan Isra Miraj, Makna dan Hikmah di Balik Perjalanan Spiritual Nabi Muhammad SAW
Peristiwa ini memiliki dua fase utama: Isra, perjalanan dari Masjidil Haram (Makkah) ke Masjidil Aqsa (Yerusalem), dan Miraj, perjalanan ke langit hingga Sidratul Muntaha.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Isra Miraj merupakan salah satu peristiwa besar dalam sejarah Islam yang penuh dengan pelajaran dan makna mendalam.
Peristiwa ini terjadi pada malam hari di tahun kesepuluh kenabian Nabi Muhammad SAW, di mana beliau melakukan perjalanan spiritual yang luar biasa.
Peristiwa ini memiliki dua fase utama: Isra, perjalanan dari Masjidil Haram (Makkah) ke Masjidil Aqsa (Yerusalem), dan Miraj, perjalanan ke langit hingga Sidratul Muntaha.
Berikut adalah keutamaan dan makna dari peristiwa agung ini.
1. Bukti Keagungan dan Kekuasaan Allah SWT
Isra Miraj menunjukkan bahwa kekuasaan Allah tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Dalam sekejap, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan yang mustahil secara logika manusia. Hal ini menegaskan bahwa keimanan kepada Allah SWT adalah kunci memahami hal-hal yang berada di luar nalar manusia.
2. Pemberian Perintah Sholat
Peristiwa Miraj menjadi momen penting di mana Nabi Muhammad SAW menerima perintah sholat lima waktu langsung dari Allah SWT. Sholat menjadi ibadah utama bagi umat Islam yang tidak hanya sebagai bentuk penghambaan, tetapi juga sarana mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Keutamaan sholat sebagai "Mi’raj" bagi setiap Muslim mengingatkan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT setiap hari.
3. Penghormatan bagi Nabi Muhammad SAW
Isra Miraj juga menjadi bukti penghormatan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul terakhir. Perjalanan ini adalah bentuk hadiah spiritual yang menunjukkan kedudukan istimewa beliau di sisi Allah. Nabi juga diperlihatkan surga dan neraka, serta bertemu dengan nabi-nabi sebelumnya, yang menegaskan posisinya sebagai pemimpin para nabi (Sayyidul Anbiya).
4. Penyucian Hati dan Jiwa
Sebelum Isra Miraj, hati Nabi Muhammad SAW dibersihkan oleh malaikat Jibril dengan air zamzam. Hal ini mengajarkan pentingnya memiliki hati yang bersih dalam menjalani kehidupan, khususnya dalam menyambut perintah dan rahmat Allah SWT. Penyucian hati menjadi landasan spiritual yang kuat untuk menghadapi berbagai ujian dan amanah dalam kehidupan.
5. Pengingat Akan Kebesaran Masjidil Aqsa
Isra Miraj menempatkan Masjidil Aqsa sebagai bagian penting dalam perjalanan spiritual ini. Peristiwa ini mengingatkan umat Islam untuk menjaga dan menghormati Masjidil Aqsa sebagai salah satu tempat suci dalam Islam. Masjid ini juga menjadi simbol persatuan umat Islam di seluruh dunia.
6. Ujian Keimanan bagi Umat Islam
Setelah peristiwa Isra Miraj, Nabi Muhammad SAW menghadapi berbagai reaksi dari kaum Quraisy, termasuk penolakan dan ejekan. Namun, peristiwa ini menjadi ujian keimanan bagi para sahabat dan pengikut beliau. Orang-orang yang beriman kepada kebenaran Isra Miraj menunjukkan keteguhan hati mereka dalam menerima wahyu dan mukjizat Allah SWT.
Editor : Firda Rachmawati

