Peringatan Isra Mi’raj Jadi Momentum Sinergi Polda Jabar dan Ulama Jaga Kamtibmas

Polda Jawa Barat memanfaatkan momentum peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sebagai sarana memperkuat sinergi dengan para ulama dan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Peringatan Isra Mi’raj Jadi Momentum Sinergi Polda Jabar dan Ulama Jaga Kamtibmas
Polda Jawa Barat memanfaatkan momentum peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sebagai sarana memperkuat sinergi dengan para ulama dan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

INILAHKORAN.ID  – Polda Jawa Barat memanfaatkan momentum peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sebagai sarana memperkuat sinergi dengan para Ulama dan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Hal tersebut tercermin dalam kegiatan Rajaban yang digelar di Pondok Pesantren Al-Mubaarok, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan bersama Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Jabar Kombes Pol. Wadi Sa’Bani.

Acara yang berlangsung mulai pukul 21.30 WIB itu diikuti para pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, unsur Forkopimda setempat, santri dan santriwati, serta masyarakat sekitar. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh suasana kekeluargaan.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, mengatakan kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan keagamaan merupakan bentuk komitmen Polri untuk terus menjalin kedekatan dengan Ulama dan masyarakat.

“Momentum peringatan Isra Mi’raj ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, Rabu (14/1/2026).

Ia menegaskan, sinergi antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya di wilayah Jawa Barat.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Jabar, Kombes Pol. Wadi Sa’Bani, menekankan pentingnya peran strategis pesantren dan Ulama dalam membina generasi muda agar memiliki karakter kebangsaan dan akhlak mulia.

“Pesantren dan para tokoh agama memiliki peran yang sangat strategis dalam membina generasi muda agar berakhlak baik, cinta damai, serta memiliki kesadaran untuk menjaga persatuan dan keamanan di lingkungannya masing-masing,” kata Kombes Pol. Wadi Sa’Bani.

Ia menambahkan, Polri melalui fungsi pembinaan masyarakat akan terus bersinergi dengan lembaga keagamaan untuk mencegah potensi gangguan Kamtibmas sejak dini.

Diakhir acara, ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara serta terwujudnya situasi Jawa Barat yang aman, damai, dan sejuk.***


Editor : JakaPermana