Komentar Min Hee Jin Soal 'Bullying' Source Music Berlanjut, Mantan CEO ADOR Ini Hadapi Gugatan Hukum

Source Music ajukan gugatan terhadap Min Hee Jin terkait kokentarnya yang menuduh agensi lakukan bullying.

Komentar Min Hee Jin Soal 'Bullying' Source Music Berlanjut, Mantan CEO ADOR Ini Hadapi Gugatan Hukum
Min Hee Jin.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini Source Music nampaknya menggugat Min Hee Jin atas Komentar mantan CEO ADOR tersebut.

Min Hee Jin, mantan CBO HYBE dan direktur kreatif NewJeans, menghadapi gugatan hukum yang diajukan oleh Source Music atas komentarnya yang menyebut agensi tersebut sebagai "pengganggu" (pelaku Bullying) selama perselisihan seputar casting dan manajemen grup.

Kontroversi ini bermula pada April tahun lalu ketika Min Hee Jin mengkritik Source Music karena menuntut kompensasi terkait transfer NewJeans.

Min Hee Jin diduga berkata, "Bukankah ini terlalu seperti Perundungan?" yang memicu ketegangan antara kedua belah pihak.

Namun, Source Music berargumen bahwa pernyataannya telah merusak citra dan kredibilitas agensi, dengan menyatakan bahwa melabeli perusahaan sebagai "perundung" merupakan pencemaran nama baik. 

Agensi telah mengajukan pernyataan Min Hee Jin dalam konferensi pers sebagai bagian dari bukti dalam gugatan perdata yang sedang berlangsung di Pengadilan Distrik Barat Seoul, Divisi Perdata ke-12.

Min Hee Jin mengklaim dialah yang memilih dan memberi merek pada Member NewJeans yang awalnya merupakan Trainee Source Music.

Source Music membantah bahwa Min Hee Jin tidak terlibat langsung dalam pemilihan Member atau penandatanganan kontrak. Misalnya:

Minji dipilih sebelum Min Hee Jin bergabung dengan HYBE. Haerin dilirik oleh staf Source Music di Anyang.

Orangtua Hyein diyakinkan langsung oleh CEO Source Music. Danielle adalah peserta pelatihan dari perusahaan lain yang bergabung melalui transfer.

Hanni terpilih melalui audisi bersama HYBE-Source Music, di mana Min Hee Jin bukan bagian dari panel juri.

Min Hee Jin mengklaim bahwa para Trainee bergabung dengan harapan bisa debut sebagai girl grup pertama HYBE.

Source Music berargumen tidak ada jaminan seperti itu, mengutip diskusi kontrak dan komunikasi dengan keluarga peserta pelatihan.

Min Hee Jin mengklaim Source Music mengabaikan para Trainee. Source Music menyatakan bahwa mereka secara aktif mendukung para Member, menyediakan kesempatan seperti penampilan video musik BTS sesaat sebelum transfer.

Min Hee Jin mengkritik Source Music karena diduga mengambil untung dari pemindahan para membernya, dan menyebut praktik tersebut “seperti Perundungan.”

Source Music berpendapat bahwa pernyataannya mengganggu operasi perusahaan dan merugikan staf, peserta pelatihan, dan artis, dan menyoroti ketidakkonsistenan dalam klaimnya mengingat dia sendiri telah menggugat netizen karena menggunakan istilah yang sama terhadapnya.

Min Hee Jin bersikeras bahwa ada perbedaan antara mengatakan "Apakah kalian pengganggu?" dan "Kalian memang pengganggu." 

Min Hee Jin mengklaim bahwa ungkapannya merangkum situasi alih-alih menyerang karakter agensi secara pribadi, menyebutnya sebagai kasus nae-ro-nam-yang (menerapkan standar ganda tergantung pada pembicara vs. target).

Sidang berikutnya dalam gugatan ganti rugi perdata dijadwalkan pada tanggal 19 Desember 2025. 

Source Music terus menegaskan bahwa pernyataan Min Hee Jin memutarbalikkan fakta, khususnya mengenai keterlibatannya dalam pemilihan Member, pencitraan merek, dan janji debut, yang diduga dibesar-besarkannya untuk memposisikan dirinya sebagai tokoh kunci di balik kesuksesan NewJeans.

Kasus ini menyoroti ketegangan yang sedang berlangsung di industri K-Pop terkait kekayaan intelektual, manajemen Trainee, dan pernyataan publik, yang menyoroti risiko tinggi dan hubungan kompleks antara direktur kreatif dan agensi hiburan.***


Editor : Irma Nurfajri