Komisi III DPRD Kota Bogor Minta DLH Siapkan Rencana Insentif untuk Pahlawan Adipura

Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Zenal Abidin mempertanyakan terkait mata anggaran insentif untuk para petugas sampah yang telah dijanjikan Wali Kota Bogor dua periode Bima Arya saat perayaan penghargaan piala Adipura pada awal tahun silam.

Komisi III DPRD Kota Bogor Minta DLH Siapkan Rencana Insentif untuk Pahlawan Adipura
Dari draft perubahan anggaran yang diajukan DLH, Komisi III DPRD Kota Bogor tidak melihat adanya mata anggaran untuk insentif. (istimewa)

INILAHKORAN, Bogor - Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Zenal Abidin mempertanyakan terkait mata anggaran insentif untuk para petugas sampah yang telah dijanjikan Wali Kota Bogor dua periode Bima Arya saat perayaan penghargaan piala Adipura pada awal tahun silam.

Sebab, dari draft perubahan anggaran yang diajukan DLH, Komisi III DPRD Kota Bogor tidak melihat adanya mata anggaran untuk insentif.

"Janji bonus atau insentif untuk para petugas kebersihan harus disiapkan karena sudah dijanjikan oleh pak Bima saat perayaan Adipura. Jangan sampai ini mengecewakan para petugas yang sudah bekerja keras menjadi salah satu pahlawan Adipura," ungkap Zenal, Minggu 18 Agustus 2024.

Zenal memaparkan, permasalahan sampah di Kota Bogor tidak boleh dipandang sebelah mata. Hal tersebut sudah dicontohkan dengan adanya aksi massa dari para petugas yang terjadi beberapa waktu lalu dan berakibat kepada terhentinya sirkulasi pembuangan sampah yang berdampak kepada banyak sektor.

"Sehingga saya meminta DLH Kota Bogor untuk segera menyiapkan rancangan pemberian bonus atau insentif kepada para petugas sampah," paparnya.

"Perlu dipenuhi ini insentif, karena adipura bisa dipertahankan berkat mereka. Bagaimana kita bisa mempertahankan lagi kalau kesejahteraan mereka tidak diperhatikan. Terkait persampahan ini harus diperhatikan dengan baik dan serius. Karena kalau masalah sampah tidak teratasi, maka akan berpengaruh kepada semua lini," tambah Zenal.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto menegaskan kesejahteraan petugas kebersihan perlu diperhatikan. Sebab, para petugas yang bekerja dari subuh sampai tengah malam tanpa mengenal waktu ini merupakan garda terdepan dalam mengankut sampah di permukiman, taman, gedung-gedung instansi dan seluruh penjuru Kota Bogor.

"Kota Bogor tidak terlihat kumuh dan dapat merengkuh gelar Adipura ini karena dedikasi dari petugas kebersihan, sehingga perlu diperhatikan dengan sangat baik kesejahteraan mereka," tegas Atang.

Atang menekankan, Pemkot Bogor perlu melakukan survei kesejahteraan yang nantinya divalidasi dengan apa yang dibutuhkan oleh para petugas kebersihan agar perumusan anggaran bisa tepat guna dan tepat sasaran.

"Dengan ditingkatkan kesejahteraannya, kami berharap profesionalisme petugas kebersihan dapat meningkat. Sehingga Kota Bogor bisa meraih penghargaan Adipura Kencana," pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani