Kondisi Belum Stabil, Polisi Belum Bisa Periksa ABH Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72

ABH yang merupakan terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta tersebut masih menjalani perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati. 

Kondisi Belum Stabil, Polisi Belum Bisa Periksa ABH Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72
trduga pelaku ledakan di SMAN 72 masih belum bisa diperiksa

INILAHKORAN - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menyatakan bahwa anak berhadapan dengan hukum (ABH) yang diduga sebagai pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta belum dapat dimintai keterangan karena kondisi kesehatannya masih lemah.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Putu Kholis Aryana, mengatakan ABH tersebut masih menjalani perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati. 

“Hingga kemarin, ABH baru selesai menggunakan selang makan dan sampai pagi ini kondisinya belum memungkinkan untuk dimintai keterangan,” ujarnya saat konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Meski belum bisa diperiksa, penyidik terus memantau perkembangan kesehatan ABH. Pada Senin (17/11), penyidik telah menggelar rapat bersama Balai Pemasyarakatan (Bapas), Dinas Sosial, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Densus 88, serta tim dokter yang menangani ABH.

“Dari rapat tersebut, kami menyiapkan langkah-langkah teknis untuk pemeriksaan ABH di RS Polri. Estimasi waktunya antara 17 sampai 21 November 2025,” kata Kholis.

Ia menegaskan bahwa penyidik tetap melanjutkan proses pendalaman kasus melalui bukti-bukti digital dan temuan dari Puslabfor. Pemeriksaan saksi-saksi serta anak lain yang berkaitan dengan peristiwa ledakan itu juga terus dijadwalkan sepanjang pekan ini.

Polisi Koordinasi dengan Dokter yang Merawat

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan bahwa penyidik akan terus berkoordinasi dengan tim medis terkait kelayakan kondisi ABH untuk diperiksa.

“Pekan ini penyidik akan berkoordinasi dengan dokter yang merawat guna memastikan kondisi ABH secara menyeluruh,” ujar Budi, Senin (17/11).

ABH tersebut merupakan terduga pelaku dalam ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta Utara pada Jumat (7/11), yang mengakibatkan sejumlah siswa dan guru mengalami luka serta memicu kepanikan di lingkungan sekolah.


Editor : Firda Rachmawati