KP3C Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, Namun dengan Syarat....

KP3C mendukung sepenuhnya Provinsi Jawa Barat berubah menjadi Provinsi Sunda asalkan pendirian Provinsi Cirebon Raya dipercepat

KP3C Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, Namun dengan Syarat....
Lambang atau logo Provinsi Jawa Barat apakah akandiganti jika Provinsi Sunda disetujui? KP3C mendukung perubahan nama tersebut dengan syarat pembentukan Provinsi Cirebon Raya dipercepat.

INILAHKORAN.ID - Komite Percepatan Pembentukan Provinsi Cirebon Raya (KP3c) mendukung wacana perubahan nama Provinsi Jawa Barat jadi Provinsi Sunda. Namun, dengan syarat Provinsi Cirebon Raya dipercepat. 

Ketua Umum KP3C, Kurniawan Bahtiar menegaskan, perubahan nama harus dibarengi dengan percepatan pembentukan Provinsi Cirebon Raya.

"Perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda harus berjalan seiring dengan percepatan pembentukan Provinsi Cirebon Raya," kata Kurniawan dalam keterangannya, Senin (6/7/2026).

Ia mengatakan, aspirasi pembentukan Provinsi Cirebon Raya bukan bentuk penolakan terhadap identitas Sunda, melainkan bagian dari upaya menghadirkan pemerintahan yang lebih efektif dan dekat dengan masyarakat.

"Melainkan ikhtiar politik-administratif untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat, lebih efektif, dan lebih sesuai dengan karakter historis, sosial, ekonomi, serta kebudayaan wilayah Cirebon, Indramayu, Kuningan, Majalengka, dan sekitarnya," ujarnya.

KP3C juga mengusulkan agar Cirebon dipertimbangkan menjadi ibu kota, apabila perubahan nama menjadi Provinsi Sunda benar-benar diwujudkan.

"Apabila perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda benar-benar menjadi agenda resmi negara, maka ibu kota Provinsi Sunda harus dipertimbangkan secara serius untuk ditempatkan di wilayah Cirebon," kata Kurniawan.

Ia menegaskan, dukungan terhadap Provinsi Sunda tidak boleh berhenti pada simbol identitas semata, tetapi harus menjadi momentum untuk menghadirkan penataan wilayah yang lebih adil dan berkeadilan.

"Cirebon Raya harus segera terwujud. Provinsi Sunda harus dibangun dengan semangat merangkul, bukan menyingkirkan. Dan penataan daerah ke depan harus memastikan bahwa seluruh wilayah memiliki ruang yang setara untuk tumbuh, berkembang, dan menentukan masa depannya secara konstitusional," pungkasnya. 


Editor : Ahmad Sayuti