DP3A dan DPPKB Bakal Digabung, Perannya Nanti Lebih Fokusl Urusan Keluarga
Dedie A Rachim bakal menggabungkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencan (DPPKB).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bogor Dedie A Rachim bakal menggabungkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor.
"Dengan menggabungkan DP3A dan DPPKB ini harapannya cukup tinggi. Karena pembangunan itu kan bukan hanya infrastruktur, tetapi pembangunan manusia juga sangat penting di Kota Bogor," kata Dedie di Kantor DP3A Kota Bogor, Senin (6/7/2026).
Dedie memaparkan, berkaca dari berbagai persoalan yang ada, tentu peran DP3A dengan DPPKB ini nanti ke depan akan lebih sentral menyelesaikan berbagai persoalan-persoalan terutama di bidang urusan keluarga.
"Ya, tentunya urusan pemberdayaan perempuan, urusan perlindungan ibu dan anak yang saat ini menjadi tantangan cukup besar di Kota Bogor," paparnya.
Dedie menegaskan, termasuk juga persoalan-persoalan kasus, terutama kasus-kasus pelecehan anak dan kasus-kasus LGBT yang menjadi perhatian kita.
"Untuk merger kami sudah persiapkan, selalu berkoordinasi dengan Dinas DPPKB, dengan bagian organisasi, Bapperida dan BPSDM terkait personel, anggaran serta urusan-urusan yang lainnya itu kami sudah siapkan semua," tegasnya.
Dedie menyebut rencana penggabungan DP3A dan DPPKB menjadi satu dinas itu bakal terealisasi pad awal 2027 mendatang.
Editor : Doni Ramdhani

