INILAH, Bandung- Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kabupaten Bandung memindahkan kotak suara ke beberapa gudang logistik di Kabupaten Bandung. Sampai saat ini, Kabupaten Bandung masih kekurangan 118 kotak suara.
Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya mengatakan, saat ini Kabupaten Bandung telah menerima sejumlah logistik kebutuhan pemilu di antaranya kotak suara, bilik suara, ATK alat kelengkapan dan sampul.
"Yang sudah kami terima itu jumlahnya 52.016 buah kotak suara. Sisa kekurangannya sekitar 113 buah lagi, karena yang kita butuhkan adalah 52.129, untuk kebutuhan 10.338 TPS. Karena kita akan menambah satu TPS maka kekurangan itu akan kita tambahkan jadi 118 kotak suara," kata Agus di Gudang Logistik KPU Citaliktik, Cangkuang, Selasa (5/2/19).
Dikatakan Agus, sejak kamarin, pihaknya telah melakukan pergeseran kotak suara dari gudang logistik My & Me di Citaliktik ke gudang logistik di Kampung Sawah.
Pada Selasa, (5/2) akan dilakukan pergeseran kotak suara ke gudang logistik Solokan Jeruk. Keesokan harinya, pergeseran kotak suara ini akan dilakukan ke gudang logistik di Junti Girang.
"Jika semua sudah disebar, nantu awal Februari mulai perakitan kotak suara dan siap dipakai,"ujarnya.
Menurut Agus, gudang logistik KPU terdapat di empat tempat, disesuaikan dengan daerah pemilihan. Namun khusus dapil 3, 4 dan 5 KPU memusatkan gudang logistik di Solokan Jeruk untuk 12 kecamatan.
"Di sini tidak ada gudang berukuran besar untuk satu kabupaten. Sehingga tidak bisa ditampung semuanya. Kami memerlukan gudang hingga setengah lapangan bola sekitar 7000 atau 6500 meter jadi kita memerlukan banyak gudang," ujarnya.
Sementara sejumlah logistik yang belum diterima KPU Kabupaten Bandung di antaranya surat suara, daftar pasangan calon (poster), formulir-formulir dan buku panduan KPPS. Sementara surat suara diperkirakan akan didistribusikan atau akan dikirim mulai pertengahan Februari nanti.
"Surat suara nanti diturunkan ke gudang logistik yang di Kampung Sawah. Nanti kita akan geser lagi ke setiap gudang sesuai dengan
kebutuhan jumlah dapil. Surat suara yang dibutuhan hingga 10 jutaan lebih. Pemilih di Kabupaten Bandung itu jumlahnya sekitar 2,3 juta pemilih dikali 5 jenis surat suara plus 2 persen jadi 10 jutaan lebih," ujarnya.