Kuartal I 2024, Pembiayaan Adira Finance Wilayah Jabar Tumbuh 13 Persen
Sepanjang kuartal I 2024, Adira Finance menilai industri otomotif dihadapkan pada berbagai tantangan. Kepala Kanwil Adira Finance Jabar Nanang Kurniawan mengatakan, tantangan itu pun terjadi di wilayahnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sepanjang kuartal I 2024, Adira Finance menilai industri otomotif dihadapkan pada berbagai tantangan. Kepala Kanwil Adira Finance Jabar Nanang Kurniawan mengatakan, tantangan itu pun terjadi di wilayahnya.
“Secara regional, pembiayaan baru Adira Finance di wilayah Jabar hingga kuartal I 2024 tercatat mencapai Rp1 triliun. Angka itu naik 13% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya," kata Nanang, belum lama ini.
Menurutnya, segmen sepeda motor berkontribusi sebesar 39% dari total pembiayaan baru Adira Finance di Jabar. Peringkat itu diikuti segmen mobil sebesar 35%, dan segmen non-otomotif sebesar 26%. Secara keseluruhan, pada kuartal I 2024 ini area Jabar berkontribusi sekitar 9% dari total pembiayaan baru Adira Finance.
Selain itu, Perusahaan menyediakan pembiayaan kendaraan listrik (EV) sebagai dukungan untuk Indonesia atas upaya transisi ke energi bersih baik sepeda motor maupun mobil melalui kemitraan dengan berbagai produsen dan dealer merek kendaraan listrik.
Di kuartal I 2024, pembiayaan kendaraan listrik Adira Finance terus menunjukan tren kenaikan signifikan hingga mencapai Rp80,9 miliar.
Sedangkan, Presiden Direktur Adira Finance Dewa Made Susila menuturkan sepanjang kuartal I 2024 ini pihaknya menilai industri otomotif dihadapkan pada berbagai tantangan, ditandai dengan penjualan ritel mobil baru menurun sebesar 15% yoy menjadi 231 ribu unit, sementara penjualan sepeda motor baru relatif stabil menjadi 1,5 juta unit.
“Di tengah tantangan yang terjadi di industri otomotif, Adira Finance membukukan kenaikan kenaikan pangsa pasar sepeda motor baru dan mobil baru masing-masing sebesar 8,8% dan 5,9% dibandingkan 1Q23 sebesar 8% dan 5%. Sementara itu, pembiayaan baru meningkat sebesar 3% menjadi Rp10,9 triliun dan piutang pembiayaan yang dikelola Perusahaan (termasuk pembiayaan bersama) tumbuh sebesar 20% menjadi Rp58,1 triliun," ujar Dewa.
Untuk itu, Adira Finance terus berinovasi dengan melakukan ekspansi ke segmen non-otomotif yang mencakup pembiayaan multiguna, durable, dan alat berat. Hingga Maret 2024, perusahaan berhasil meningkatkan penyaluran pembiayaan non-otomotif sebesar 18% menjadi Rp2,3 triliun dimana mayoritas pembiayaan non-otomotif perusahaan yakni pembiayaan multiguna.
Perusahaan juga mencatatkan pembiayaan baru di segmen syariah mengalami kenaikan sebesar 10% yoy menjadi sebesar Rp2,4 triliun atau mewakili 22% dari total pembiayaan baru. Pertumbuhan ini didukung oleh kegiatan pemasaran yang agresif, ekspansi dari kanal-kanal penjualan di komunitas syariah, serta memaksimalkan penjualan produk syariah khususnya non-otomotif seperti produk Adira Multi Dana Syariah.
Sebagai salah satu upaya untuk terus meningkatkan penyaluran pembiayaan, Adira Finance terus melakukan ekspansi jaringan bisnis secara selektif di daerah-daerah yang memiliki potensi tinggi.
Per 31 Maret 2024, Adira Finance telah mengoperasikan 472 jaringan bisnis di seluruh Indonesia (termasuk cabang syariah). Dari sisi digital, Perusahaan terus mengoptimalkan penjualan melalui platform digital seperti Adiraku, momobil.id momotor.id, dan dicicilaja.com.
Dalam rangka menghadirkan solusi finansial yang inovatif, Adira Finance kembali menyelenggarakan pameran Adira Expo 2024 yang bertajuk Sering Order Banyak Tawaran (SOBAT) di berbagai kota di Indonesia.
Pada pameran ini, Adira Finance menyediakan berbagai penawaran serta keuntungan menarik bagi konsumen yang ingin mengajukan pembiayaan otomotif baik baru maupun bekas, multiguna, durables (elektronik & sepeda listrik) baik secara konvensional maupun berprinsip syariah.
Selain itu, Adira Finance juga memiliki program unggulan Umrah untuk Sahabat yang merupakan program loyalty bagi pelanggan setia Adira Finance berupa kupon undian berhadiah umrah. Program ini berlangsung sejak Januari hingga Juni 2024.***
Editor : Doni Ramdhani


