Kunci Bersama Summit 2026 Dorong Investasi Perbatasan Jabar-Jateng Rp42 Triliun
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyebut Kunci Bersama Summit 2026 memperkuat kolaborasi investasi kawasan perbatasan Jabar-Jateng.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menegaskan Kunci Bersama Summit 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi Investasi antardaerah di kawasan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Forum tersebut diharapkan mampu mendorong pengembangan potensi ekonomi yang saling terintegrasi sekaligus menarik lebih banyak investasi ke wilayah perbatasan.
Dian, yang juga menjabat sebagai Ketua Sekretariat Kunci Bersama, mengatakan pembangunan kawasan perbatasan tidak boleh lagi terhambat oleh batas administrasi antardaerah.
"Kawasan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah harus dipandang sebagai halaman depan pembangunan, bukan lagi halaman belakang," kata Dian dalam keterangannya, Senin (27/7/2026).
Investasi Tembus Rp42,63 Triliun
Dian mengungkapkan, realisasi investasi di 10 daerah anggota Kunci Bersama mencapai Rp42,63 triliun selama periode triwulan I 2024 hingga triwulan II 2026.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa kawasan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah berkembang menjadi salah satu koridor investasi baru yang memiliki prospek besar.
Ia menilai sinergi antarpemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif dan menarik bagi investor.
Miliki Potensi Hampir 14 Juta Penduduk
Kawasan Kunci Bersama dihuni hampir 14 juta penduduk dengan berbagai potensi ekonomi yang dapat dikembangkan secara terpadu.
Beberapa sektor unggulan yang menjadi daya tarik investasi meliputi:
1. Pertanian modern.
2. Agribisnis.
3. Kelautan dan perikanan.
4. Peternakan.
5. Industri manufaktur.
6. Pariwisata.
7. Sport tourism.
8. Perdagangan karbon.
Dian menilai pengembangan sektor-sektor tersebut akan semakin optimal apabila dilakukan melalui kerja sama lintas daerah.
Investasi Berawal dari Kepercayaan
Menurut Dian, investasi bukan hanya berbicara mengenai masuknya modal ke suatu daerah, tetapi juga mencerminkan tingkat kepercayaan pelaku usaha terhadap pemerintah daerah.
Kepercayaan tersebut, kata dia, lahir ketika pemerintah mampu memberikan kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta keberpihakan terhadap pembangunan yang berkelanjutan.
"Kepercayaan lahir ketika pemerintah mampu menghadirkan kepastian, kemudahan, dan keberpihakan terhadap pembangunan yang berkelanjutan," ujarnya.
Sepuluh Daerah Tawarkan Peluang Investasi
Dalam Kunci Bersama Summit 2026 yang digelar di Jakarta, seluruh daerah anggota mempresentasikan potensi unggulan masing-masing kepada investor dan pelaku usaha.
Sepuluh daerah yang tergabung dalam Kunci Bersama meliputi:
1. Kabupaten Kuningan.
2. Kabupaten Cirebon.
3. Kota Cirebon.
4. Kabupaten Ciamis.
5. Kabupaten Cilacap.
6. Kabupaten Indramayu.
7. Kabupaten Pangandaran.
8. Kabupaten Majalengka.
9. Kota Banjar.
10. Kabupaten Brebes.
Melalui forum tersebut, pemerintah daerah berharap kolaborasi investasi lintas wilayah semakin kuat dan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan.
Usulkan Jadi Desk Investasi Nasional
Dian juga berharap pemerintah pusat memberikan dukungan lebih besar terhadap pengembangan kawasan Kunci Bersama.
Salah satu usulan yang disampaikan adalah menjadikan Kunci Bersama sebagai Desk Investasi Nasional, sehingga koordinasi dan percepatan investasi di kawasan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah dapat berjalan lebih efektif.
"Kami berharap pemerintah pusat dapat menetapkan Kunci Bersama sebagai Desk Investasi Nasional sehingga kolaborasi investasi di kawasan perbatasan dapat berjalan lebih cepat dan merata," pungkas Dian.***
Editor : JakaPermana

