Kunjungi Magalarva Bogor, Menteri Hanif Faisol Komitmen 'Perangi' Food Waste
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq mengunjungj PT. Magalarva di Desa Pabuaran, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - menteri lingkungan hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq mengunjungj PT. Magalarva di Desa Pabuaran, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.
PT. Magalarva seperti yang kita sama - sama ketahui, berhasil mengubah Sampah makanan menjadi pakan ternak berkelanjutan dan berprotein tinggi dan sskaligus menghindari menghasilkan metana - gas kaca yang berakibat pemanasan global.
Didepan wartawan, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq berkomitmen mengatasi food waste, terutama di Jakarta dan sekitarnya yang bakal menjadi percontohan.
"Kami akan mewajibkan seluruh penyebab atau penimbul sampah organik terutama dari usaha-usaha besar di luar rumah tangga itu wajib menyelesaikan sampahnya sendiri, tidak boleh dibebankan ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) atau Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," ujar Hanif Faisol Nurofiq kepada wartawan, Rabu, 30 Oktober 2024.
Ia menuturkan, salah satu solusi untuk menyelesaikan food waste adalah pengolahan dengan Black Solider Fly (BSF) dan juga pengkomposan yang selanjutnya dapat menjadi produk pakan ternak, budidaya unggas, dan aquaculture yang memiliki nilai ekonomi.
Berkaitan hal ini, Kementeriannya akan melakukan intervensi berupa kerja sama dengan pemerintah provinsi dengan segala kebijakan dan kewenangan yang dimilikinya.
"Kami juga akan intervensi apapun kebijakan insentif dan disinsentif yang harus diberikan untuk menjaga bertumbuh kembangnya program ini, sehingga kalau kita selesaikan masalah ini, mungkin 50 persen masalah food waste bisa selesai di hulu atau bukan di TPST atau TPA," tuturnya.
Pria berusia 53 tahun ini pun berharap bahwa jika masalah food waste di Jakarta dapat diselesaikan, program ini akan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia, dan mendorong penerapan ekonomi sirkular dan memperkuat upaya menuju green economy.
“Saya rasa kalau kita kerjakan bersama-sama, baik pemerintah, swasta dan juga masyarakat masalah sampah makanan atau food waste ini akan selesai,” tukas Hanif Faisol Nurofiq. ***
Editor : Ahmad Sayuti
