Datangi Titik Bencana di Kawasan Puncak, Menteri Hanif Lihat Ada Keanehan

Datang meninjau lokasi bencana di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq melihat ada yang ganjil. Apa itu?

Datangi Titik Bencana di Kawasan Puncak, Menteri Hanif Lihat Ada Keanehan
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq meninjau titik lokasi bencana di kawasan Puncaj.

INILAHKORAN, Cibinong – Datang meninjau lokasi bencana di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq melihat ada yang ganjil. Apa itu?

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengunjungi Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor pada Senin, 7 Juli 2025. Kali ini, dia meninjau lokasi bencana di kawasan Puncak.

Kedatangan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq ke kawasan Puncak, terutama Cisarua dan Megamendung, didampingi Deputi Gakkum dan Deputi Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan Kementerian LH, setelah terjadi bencana di kawasan Puncak.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq sedikitnya mengunjungi dua titik lokasi bencana di kawasan Puncak. Dia mendatangi Vila Viktor di Kampung Sukatani, Desa Tugu Utara, Cisarua, dan Pondok Pesantren Al Barokah di Kampung Rawa Sedek, Desa Megamendung.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Hanif melihat ada hal yang aneh. Sebab, lokasi bencana alam tanah longsor tak hanya rawan, juga tidak sesuai dengan Rencana Dasar Tata Ruang (RDTR).

Lahan Vila Viktor, tempat melayangnya dua nyawa korban bencana, misalnya adalah lahan eks perkebunan teh. Jajarannya bersama Pemkab Bogor akan mengevaluasi perizinannya.

Sementara Pondok Pesantren Al Barokah dan pemukiman warga, lokasinya memang berada di lereng bukit, yang merupaka jalur air.

“Untuk pemukiman warga seperti di Kampung Rawa Sedek, harus direlokasi,” katanya.

“Untuk Vila Viktor kami sedang penyelidikan, lalu bisa naik ke tahap penyidikan karena ada korban jiwa,” ungkapnya. 

Seperti diketahui, bencana tanah longsor di Pondok Pesantren Al Barokah di Kampung Rawa Sedek ada dua korban, dimana satu orang mengalami luka-luka dan satu orang lainnya meninggal dunia.

Sementara, bencana tanah longsor di Vila Viktor, dua orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka.

“Setelah kejadian serupa pada Bulan Maret lalu, korban masih terus berjatuhan,” kata Hanif Faisol Nurofiq dengan wajah duka.


Editor : Zulfirman