Lagi-lagi Unpad! Riwayat Pendidikan Dokter Kandungan di Garut yang Diduga Lecehkan Pasien Saat USG Terungkap

Setelah kasusnya diungkap oleh Dokter Mirza Mangku Anom di Instagramnya @drg.mirza, sejumlah informasi terkait oknum dokter kandungan tersebut ramai bertebaran di media sosial.

Lagi-lagi Unpad! Riwayat Pendidikan Dokter Kandungan di Garut yang Diduga Lecehkan Pasien Saat USG Terungkap
Riwayat pendidikan dokter kandungan yang diduga lecehkan pasien.

INILAHKORAN - Riwayat pendidikan dokter kandungan di Garut yang diduga melecehkan pasien saat pemeriksaan USG dibongkar netizen.

Setelah kasusnya diungkap oleh Dokter Mirza Mangku Anom di Instagramnya @drg.mirza, sejumlah informasi terkait oknum dokter kandungan tersebut ramai bertebaran di media sosial.

Salah satunya mengenai riwayat pendidikan hingga nama lengkap dokter kandungan tersebut.

Dalam beberapa unggahan di media sosial X, diketahui nama dokter kandungan tersebut ialah Dr. Muhammad Syafril Firdaus.

Dia merupakan  seorang dokter spesialis di bidang Obstetri dan Ginekologi. Ia menyelesaikan pendidikan kedokteran spesialisnya di Universitas Padjadjaran (Unpad). 

Berdasarkan data, Surat Tanda Registrasi (STR) miliknya memiliki nomor KU00001707126430 dan ditetapkan pada tanggal 14 Januari 2025 yang berlaku seumur hidup.

Sebelumnya, kasus ini menjadi sorotan publik setelah dibagikan oleh akun Instagram @drg.mirza. Dalam unggahannya, ia membagikan sejumlah bukti dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang dokter kandungan di Garut.

Melalui beberapa unggahan di fitur Instastory, dr. Mirza terlihat menanggapi pesan langsung (DM) dari seseorang yang mengaku sebagai korban tindakan tidak pantas dari dokter kandungan tersebut terhadap pasiennya sendiri.

“Aku sudah menerima seluruh bukti, termasuk laporan ke pihak kepolisian,” tulis dr. Mirza.

Ia juga membagikan rekaman CCTV yang memperlihatkan tindakan dugaan pelecehan oleh dokter tersebut saat melakukan pemeriksaan USG pada pasien.

Dari penjelasan yang tertera dalam unggahan itu, diketahui bahwa korban telah melaporkan kasus ini ke pihak berwajib sejak sebulan yang lalu. Namun hingga kini, belum ada perkembangan lebih lanjut dari penyelidikan.

Dalam video CCTV tersebut, terlihat jelas bahwa dokter sedang melakukan pemeriksaan USG, namun tangan kirinya justru menyentuh area payudara pasien. Terlihat pula bahwa pasien berusaha menghindari sentuhan tersebut.

Tak hanya berasal dari satu korban, sejumlah DM lainnya dari akun berbeda juga mulai bermunculan, yang mengaku mengalami tindakan serupa dari dokter tersebut.

“Korban mulai berani speak up satu per satu,” tulis dr. Mirza dalam unggahannya.

Hingga saat ini, kasus ini masih terus dibuka ke publik disertai bukti-bukti tambahan dan pesan dari warganet yang diduga pernah menjadi korban dari oknum dokter kandungan tersebut.


Editor : Firda Rachmawati