Langganan Kekeringan, Sejumlah Kecamatan di Kabupaten Bandung Mulai Kesulitan Air Bersih

Beberapa kecamatan di Kabupaten Bandung kini mulai mengalami kekeringan. Permohonan bantuan suplai air bersih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung pun mulai diajukan sejumlah desa dan kelurahan.

Langganan Kekeringan, Sejumlah Kecamatan di Kabupaten Bandung Mulai Kesulitan Air Bersih
Foto: Dani R Nugraha

INILAH, Bandung - Beberapa kecamatan di Kabupaten Bandung kini mulai mengalami kekeringan. Permohonan bantuan suplai air bersih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung pun mulai diajukan sejumlah desa dan kelurahan.

Kepala BPBD Kabupaten Bandung Akhmad Djohara mengatakan, saat ini bisa dikatakan masih awal musim kemarau. Untuk sementara, daerah yang telah melaporkan kekeringan dan kesulitan air bersih yakni Kecamatan Baleendah, Cileunyi, Arjasari, dan Soreang. Namun, kesulitan air bersih ini hanya terjadi di beberapa desa dan kelurahan saja.

"Jadi, misalnya ada 26 kecamatan yang kekeringan itu bukan seluruh kecamatannya. Tapi di satu daerah itu ada beberapa desanya. Seperti di Baleendah, kesulitan air bersih itu cuma dirasakan di Kelurahan Andir, Manggahang, dan Warga Mekar saja. Sedangkan, di desa atau kelurahan lain justru masih subur airnya seperti di Desa Rancamanyar dan lainnya," kata Akhmad di Soreang, Selasa (1/9/2020).

Dia menyebutkan, permintaan suplai air bersih sudah mulai terjadi. Seperti di Cileunyi dan hari ini juga ada permintaan dari Kelurahan Andir Kecamatan Baleendah dan Kecamatan Arjasari. 

"Sudah ada beberapa yang mengajukan permohonan air bersih. Seperti di Andir Baleendah, Arjasari dan beberapa wilayah yang berbukit bukit. Mereka minta bantuan air bersih kepada Pemkab Bandung melalui BPBD," ujarnya.

Akhmad melanjutkan, dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung terdapat 26 kecamatan yang memang rawan terjadi kekeringan. Kekeringan lahan pertanian maupun kekeringan air bersih. Rata rata, daerah yang rawan kekeringan dan kesulitan air bersih ini berada didaerah perbukitan. Namun ada juga daerah datar seperti lahan pesawahan dan pemukiman.

"Potretnya mungkin seperti tahun lalu. Walaupun tahun lalu itu musim kemaraunya lebih panjang. Mudah mudahan saja sekarang ini tidak seperti tahun lalu," katanya. (Dani R Nugraha)


Editor : Doni Ramdhani