Lansia Ditemukan Tewas di Perkebunan PTPN Cianjur, Ada Lubang Bekas Tembakan di Dahi

Seorang Lansia ditemukan tewas di sebuah perkebunan teh milik PTPN Cianjur dan ada lubang diduga bekas tembakan di dahinya

Lansia Ditemukan Tewas di Perkebunan PTPN Cianjur, Ada Lubang Bekas Tembakan di Dahi
Seorang Lansia ditemukan tak bernyawa di kawasan Perkebunan PTPN Cianjur dengan luka bekas tembakan di dahinya, Jumat (10/4/2026). Foto ilustrasi Dok Inilahkoran

INILAHKORAN.ID - AS (57) ditemukan tewas dengan luka yang diduga karena tembakan di kepalanya. Jasad lansia itu ditemukan di area wilayah Perkebunan PTPN Pasir nangka blok 3, di Kampung Sirnagalih lll Rt08/05 Desa Sukanagara, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur.

Adapun yang menemukan pertama kali jasad Lansia itu, yakni seorang warga yang tengah mengontrol area perkebunan tersebut, Jumat (10/4/2026).

Kapolsek Sukanagara, AKP Dedi Hasrul Rasid menuturkan, berdasarkan keterangan saksi, jasad AS saat ditemukan pertama kali dengan kondisi menggunakan jaket biru dengan posisi terlentang.

“Anggota kami langsung bergerak ke lokasi setelah mendapat laporan. Saat ditemukan, ada luka lubang di bagian dahi yang menembus hingga ke belakang kepala korban,” ungkap Kapolsek, Sabtu (11/4/2026).

Dalam proses olah TKP, personel Polsek Sukanagara menemukan barang bukti krusial di samping tubuh korban. Petugas mengamankan satu pucuk senjata api rakitan jenis cuplis atau dorlok dalam kondisi bagian tengahnya terbuka atau patah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh tim medis menyebutkan, jika penyebab utama kematian korban adalah luka robek parah dari dahi yang menembus ke bagian belakang kepala.

“Hasil pemeriksaan medis selaras dengan temuan di lapangan. Saat ini, barang bukti senjata api rakitan tersebut sudah kami amankan di Mapolsek Sukanagara,”katanya.

Berdasarkan pemeriksaan terhadap keluarga dari Lansia tersebut, diketahui jika yang bersangkutan memang memiliki senjata api. Senjata tersebut digunakan oleh Lansia itu untuk berburu babi hutan.

Meski keluarga menolak untuk dilakukan autopsi, namun Kapolsek menegaskan akan melakukan penyelidikan terkait kematian korban. Saat ini jasad lansia itu telah diserahkan ke pihak keluarga.


Editor : Ahmad Sayuti