Lantik Pengurus YJI, Asmawa Tosepu Targetkan Penurunan Angka Pesakitan Penyakit jantung.
Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu meminta Ketua dan Pengurus Yayasan Jantung Indonesia atau YJI Kabupaten Bogor menurunkan angka pesakitan penyakit jantung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu meminta Ketua dan Pengurus Yayasan Jantung Indonesia atau YJI Kabupaten Bogor menurunkan angka pesakitan penyakit jantung.
Asmawa Tosepu menyampaikan hal itu usai melantik Ketua dan Pengurus YJI Kabupaten Bogor periode 2023-2028 di Gedung Serba Guna 1, Setda Kabupaten Bogor pada akhir pekan kemarin.
"Pemkab Bogor ucapkan selamat kepada Ketua dan Pengurus YJI Kabupaten Bogor, dan dalam kesempatan ini saya memberikan target agar mereka menurunkan angka kesakitan penyakit jantung dan angka kematian karena penyakit tersebut," kata Asmawa Tosepu kepada wartawan.
Mantan Penjabat Wali Kota Kendari ini menuturkan bahwa angka kematiam akibat penyakit jantung merupakan peringkat kedua dibawah karena penyakit stroke.
"Kami pun menghimbau agar masyarakat melakukan pila hidup bersih sehat, rajin berolahraga, makan makanan yang bergizi, tidak merokok dan menjadi penyalahguna narkotika," tutur Asmawa Tosepu.
Ketua YJI Kabupaten Bogor Yukie Meistisia Anandapurltri menuturkan Kabupaten Bogor turut menyumbang tingginya angka kesakitan penyakit jantung Jawa Barat di Indonesia.
Dimana jumlah kesakitan penyakit jantung Jawa Barat berada di angka 1,6 persen, sementara di nasional angka kesakitan penyakit jantung berada dibawahnya 1,5 persen dari total jumlah penduduk.
"Bersama intansi dan lembaga terkait termasul akademisi serta media massa, kami akan menguapayakan penurunan jumlah kesakitan penyakit jantung, angkanya dibawah 1,5 persen dari total jumlah penduduk sekitar 5,8 juta jiwa," tutur Yukie Meistisia Anandapurltri.
Ia melanjutkan bahwa akan menggalakkan kembali senam jantung sehat ke tengah-tengah masyarakat Bumi Tegar Beriman mulai dari usia anak-anak hingga lanjut usia karena saat ini banyak penderita penyakit jantung berusia 20an tahun, dan juga melakukan melakukan langkah promotif dan preventif lainnya.
"Kami akan melakukan upaya pencegahan, agar masyarakat Kabupaten Bogor terhindar dari penyakit jantung, khususnya jantung koroner," lanjut Yukie Meistisia Anandapurltri. (reza zurifwan)
Editor : Doni Ramdhani

