Layani Masyarakat di Utara, Dinkes Kabupaten Bogor Ungkap Rencana Menaikkan Status KURI menjadi RSUD Parung

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Fusia Meidiawaty mengatakan, Klinik Utama Rawat Inap (KURI) Parung ditujuan untuk masyarakat di wilayah utara.

Layani Masyarakat di Utara, Dinkes Kabupaten Bogor Ungkap Rencana Menaikkan Status KURI menjadi RSUD Parung
Fusia menuturkan, untuk menaikkan status Klnik Utama Rawat Jalan menjadi KURI Parung, Pemkab Bogor pun menyiapkan anggaran sebesar Rp2 miliar. (reza zurifwan)

INILAHKORAN.ID - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Fusia Meidiawaty mengatakan, Klinik Utama Rawat Inap (KURI) Parung ditujuan untuk masyarakat di wilayah utara.

"Setidaknya KURI Parung melayani masyarakat di 7 kecamatan di wilayah utara, yaitu Gunung Sindur, Ciseeng, Parung, Rancabungur, Kemang, Tajur Halang dan Bojonggede," kata Fusia kepada wartawan, Selasa 23 Desember 2025.

Fusia menuturkan, untuk menaikkan status Klnik Utama Rawat Jalan menjadi KURI Parung, Pemkab Bogor pun menyiapkan anggaran sebesar Rp2 miliar.

"Anggaran sebesar Rp2 miliar itu untuk menyediakan 14 bed ranjang pasien dewasa dan 6 bed ranjang pasien anak - anak," tuturnya.

Ia menjelaskan, fasilitas KURI Parung terus dilengkapi Dinas Kesehatannya dan mereka juga sudah menerima pasien BPJS Kesehatan.

Lalu, juga ada layanan dokter atau poli spesialis seperti kebidanan, kandungan, penyakit dalam, penyakit paru, gigi, anak dan bedah.

"Penambahan fasilitas kesehatan, alat kesehatan hingga tenaga kesehatan terus kami tambah seiring tujuan Pemkab Bogor menaikkan status KURI menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parung," jelas mantan Direktur Utama RSUD Kh Idham Chalid tersebut. 


Editor : Doni Ramdhani